Persebaya untuk Semua, Pedagang Nasi Goreng Manukan Kini Berseragam Hijau
Penjual nasi goreng di Manukan, Surabaya, menggunakan polo Persebaya dari AZA Wear.-Media Persebaya-
HARIAN DISWAY - Persebaya membuat gebrakan baru. Kali ini di Surabaya Barat, tepatnya di kawasan Manukan.
Di sana ada satu pemandangan unik yang belakangan mencuri perhatian. Deretan penjual nasi goreng yang biasanya hanya sibuk dengan wajan dan asap kini tampil beda.
Mereka seperti membentuk satu tribun baru, tapi bukan di stadion. Tribun itu di pinggir jalan. Julukan Tribun Sego Goreng pun terasa pas untuk menggambarkan suasana itu.
Bukan tanpa alasan. Puluhan pedagang nasi goreng di kawasan tersebut kini kompak mengenakan atribut Persebaya Surabaya.
Pada hari-hari tertentu, mereka tampil seragam menggunakan polo khusus yang didesain oleh AZA. Nuansanya hijau, penuh identitas, dan tentu saja mencerminkan kebanggaan sebagai bagian dari Bonek.
BACA JUGA:Persebaya Kampung Wani di Benowo, Warga Tumpah Ruah
BACA JUGA:Mau Bawa Persebaya Bangkit, Gali Freitas Masih Lapar!
Cerita di balik seragam itu ternyata cukup menarik. Ide tersebut berawal dari momen sederhana ketika Presiden Persebaya, Azrul Ananda, datang bersama keluarganya ke sentra nasi goreng di Manukan.
Kunjungan itu awalnya hanya untuk makan santai. Namun suasana berubah hangat ketika obrolan tentang Persebaya mengalir begitu saja di antara mereka.

Tribun Sego Goreng menegaskan kampanye Persebaya dengan tema -Media Persebaya-
Para pedagang yang menyadari siapa tamu mereka pun tampak antusias. Obrolan ringan berubah jadi diskusi penuh semangat tentang klub kebanggaan arek-arek Suroboyo itu.
Dari situ, Azrul menangkap satu hal: ada kekompakan luar biasa di antara para penjual nasi goreng tersebut. "Mereka di sana itu kompak. Satu deretan semuanya menjual nasi goreng. Dan semuanya ramai," kenangnya.
Dari pengamatan sederhana itu, muncul ide untuk memberi sesuatu yang bisa memperkuat identitas kebersamaan mereka. Bukan sekadar atribut biasa, tetapi sesuatu yang bisa dipakai sehari-hari.
Maka lahirlah gagasan membuat seragam khusus bertema Persebaya untuk para pedagang tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: