Prabowo Subianto Temui Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
Prabowo Subianto jenguk korban kecelakaan KA Bekasi, Evakuasi hari kedua terus berjalan, tim SAR masih cari korban terjepit.-Tangkapan Layar YouTube-
BACA JUGA:Kronologi Kecelakaan KRL dan KA Agro Bromo di Bekasi, Gerbong Wanita Hancur Total
BACA JUGA:Update Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Korban Tewas Jadi 7 Orang, Evakuasi Masih Berlangsung
Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari menyampaikan bahwa fokus operasi SAR saat ini masih diarahkan pada pencarian korban yang diduga belum berhasil keluar dari rangkaian kereta.
"Memasuki hari kedua, kami terus mengoptimalkan seluruh personel Basarnas bersama unsur SAR gabungan. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan ekstrikasi, mengingat kondisi rangkaian kereta yang mengaklami kerusakan cukup parah. Prioritas kami adalah menemukan dan mengevakuasi seluruh korban secepat mungkin," ucapnya pada awak media dikutip disway.id, Selasa, 28 April 2026.
Hingga kini, evakuasi masih terus berjalan meski kondisi lapangan menghadirkan tantangan yang cukup berat.
Dalam prosesnya, tim SAR bekerja dengan sangat hati-hati untuk mengevakuasi korban yang terjepit di antara rangkaian kereta yang mengalami kerusakan parah.
Sebelumnya, perkembangan terbaru penanganan kecelakaan kereta di Bekasi Timur pada Senin malam 27 April 2026 disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.
Menurutnya, hingga saat ini puluhan korban telah berhasil dievakuasi, namun masih terdapat korban yang terjepit di lokasi kejadian.
"Untuk kronologis, kita masih melakukan penyidikan dan pendalaman karena kejadian baru sekitar satu jam yang lalu," ungkapnya kepada awak media dikutip disway.id, Senin, 27 April 2026.
Fokus utama saat ini diarahkan pada upaya penyelamatan serta penanganan para korban. Di lokasi kejadian, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, dan unsur SAR lainnya masih terus melakukan proses evakuasi.
BACA JUGA:Sepakat! KAI Commuter Impor 3 Rangkaian KRL dari China Sebesar Rp. 783 Miliar
BACA JUGA:KAI Siapkan Implementasi B50 Mulai Juli 2026, Uji Ketat Demi Keselamatan dan Lingkungan
"Yang utama kita melakukan pertolongan kepada para korban. Saat ini Basarnas, TNI-Polri, dan SAR masih melakukan evakuasi. Doakan semoga korban bisa segera kita bawa ke rumah sakit," katanya.
Data sementara di lokasi mencatat sebanyak 29 korban telah berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke tiga rumah sakit, yaitu RS Primaya, RSUD Bekasi Kota, serta RS Bantar Gebang untuk mendapatkan perawatan medis.
Meski begitu, proses evakuasi hingga kini masih terus berjalan sehingga jumlah korban berpotensi mengalami perubahan. Ia juga menyebutkan bahwa kondisi para korban masih bersifat fluktuatif, seiring dengan berlangsungnya upaya penyelamatan di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: disway.id