AC Portabel vs Air Cooler: Mana yang Lebih Cocok Buat Anak Kos?

AC Portabel vs Air Cooler: Mana yang Lebih Cocok Buat Anak Kos?

Jangan asal beli! Kenali dulu kelebihan dan kekurangan AC portabel vs air cooler sebelum kamar kos makin gerah.--Pinterest

Di sisi lain, air cooler menawarkan solusi yang lebih hemat dan praktis. Konsumsi listriknya rendah, bahkan mendekati kipas angin biasa.

Penggunaannya tidak perlu instalasi rumit. Cukup isi air atau es batu, lalu nyalakan. Harganya juga jauh lebih terjangkau, cocok untuk mahasiswa atau pekerja awal. Bahkan ada yang mulai Rp300 ribu.


Mau adem maksimal atau hemat listrik? Ini dilema klasik anak kos saat pilih pendingin ruangan.--Pinterest

Sayangnya, kemampuan pendinginan air cooler terbatas. Alat ini lebih efektif di ruangan terbuka atau yang memiliki sirkulasi udara baik. Di kamar kos yang sempit dan tertutup, efek dinginnya sering kali kurang terasa. Bahkan, dalam kondisi lembap, air cooler bisa membuat ruangan terasa makin gerah.

Lalu, mana yang lebih cocok?

BACA JUGA:6 Menu Sarapan Anak Kos yang Sehat dan Anti Ribet

BACA JUGA:5 Ide Praktis Makan Hemat, Perut Kenyang ala Anak Kos

Jika kamu tinggal di kos dengan ventilasi minim, suhu panas ekstrem, dan punya budget lebih, AC portabel adalah pilihan yang lebih nyaman. Tapi jika kamu mencari solusi hemat listrik, murah, dan hanya butuh kesejukan ringan, air cooler sudah cukup.

Pada akhirnya, pilihan kembali pada kebutuhan dan kondisi kamar kos masing-masing. Yang jelas, jangan sampai salah pilih karena kenyamanan istirahat di kamar kos sangat menentukan produktivitas harian.(*)

*) Mahasiswa magang dari Prodi Akidah dan Filsafat Islam, UINSA. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: