Program PHTC: Pemerintah Upgrade 66 RSUD Guna Pangkas Biaya Kesehatan Warga di Daerah Terpencil
Ilustrasi. Pemerintah tingkatkan kapasitas rumah sakit daerah (RSUD) di berbagai daerah terpencil untuk menekan biaya berobat-AI Generated-
HARIAN DISWAY - Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan berkualitas di seluruh pelosok Indonesia melalui program peningkatan kualitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Upaya ini secara khusus ditujukan untuk menekan beban biaya transportasi dan akomodasi bagi pasien di wilayah terpencil dalam mengakses layanan medis.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa selama ini pasien dari daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK) harus merogoh kocek antara Rp2 juta hingga Rp10 juta hanya untuk biaya transportasi menuju rumah sakit besar di kota.
Beban tersebut belum termasuk biaya penginapan serta potensi hilangnya pendapatan karena tidak dapat bekerja.
“Dengan tersedianya RSUD berkualitas di dekat tempat tinggal mereka, beban ini dapat berkurang secara signifikan,” ujar Qodari dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu, 29 April 2026.
BACA JUGA:21 Rumah Sakit di Daerah Terpencil Selesai di-Upgrade, Diresmikan Presiden Bulan Depan
BACA JUGA:Presiden Targetkan Swasembada Energi Paling Lambat 2029, Kebut Program Hilirisasi Nasional
Peningkatan kualitas RSUD ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menaikkan kelas rumah sakit dari tipe D dan D Pratama menjadi tipe C berkualitas. RSUD tipe C hasil peningkatan ini akan dilengkapi fasilitas komprehensif, mulai dari ruang operasi, cathlab, hemodialisa, radiologi, hingga pusat sterilisasi (CSSD).

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari mengungkapkan 21 rumah sakit daerah terpencil telah ditingkatkan dan siap diresmikan Presiden Mei mendatang-Bakom RI -
“Ini menjadi bagian dari visi besar Presiden Prabowo, bahwa setiap warga negara Indonesia, di mana pun mereka berada, berhak mendapatkan layanan kesehatan yang setara dan berkualitas,” imbuh Qodari.
Sepanjang periode 2025 hingga 2027, pemerintah menargetkan peningkatan 66 RSUD dengan fokus utama di wilayah DTPK. Hingga saat ini, Qodari melaporkan 16 RSUD telah rampung 100 persen, 5 RSUD dalam tahap penyelesaian akhir, dan 10 lainnya masih dalam tahap konstruksi aktif.
BACA JUGA:Layanan Kesehatan Bawean Belum Merata, DPRD Dorong Perbaikan: Fokus Awal Tingkatkan Kapasitas RS
BACA JUGA:Prabowo Target Bangun 500 Rumah Sakit dalam 4 Tahun
Sebanyak 21 rumah sakit yang sudah rampung dan hampir selesai tersebut dijadwalkan akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo pada Mei 2026. Setiap RSUD tersebut nantinya diperkuat oleh tujuh dokter spesialis dasar, yakni spesialis anak, bedah, anestesi, penyakit dalam, obgyn, radiologi, serta patologi klinik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: