Long Weekend Hari Buruh, Lalu Lintas Jalan Tol Diprediksi Padat

Long Weekend Hari Buruh, Lalu Lintas Jalan Tol Diprediksi Padat

Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada masa long weekend hari buruh diprediksikan padat -Jasa Marga-

JAKARTA, HARIAN DISWAY – Masyarakat yang hendak menikmati libur panjang (long weekend) Hari Buruh periode Jumat hingga Minggu, 1-3 Mei 2026, perlu mewaspadai potensi kepadatan lalu lintas.

Arus kendaraan yang keluar dan masuk wilayah Jabotabek diprediksi akan mengalami kenaikan sebesar 3,4 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal.

Berdasarkan data Jasa Marga tentang jumlah kumulatif dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, mayoritas pergerakan masyarakat masih didominasi oleh perjalanan menuju arah Timur, yakni Trans Jawa dan Bandung, dengan persentase mencapai 44,5 persen.

Sementara itu, distribusi kendaraan ke arah Barat menuju Merak tercatat sebesar 30,2 persen, dan ke arah Selatan menuju kawasan Puncak sebesar 25,3 persen.

BACA JUGA:Refleksi Hari Buruh: Memaknai Hidup Layak di Tengah Gaji UMR

BACA JUGA:Prabowo Hadiri May Day 2026 di Monas, Disambut Antusias Ribuan Buruh dan Dimeriahkan Konser Gratis

Beberapa ruas jalan tol yang berpotensi menjadi titik kepadatan utama karena menjadi akses destinasi wisata favorit antara lain jalan tol Jagorawi untuk wilayah Puncak, serta jalan tol Jakarta-Cikampek dan Cipularang bagi pengguna jalan yang menuju arah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bandung.

Menyikapi potensi kepadatan tersebut, PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyatakan komitmennya untuk memastikan layanan operasional berjalan optimal selama libur panjang ini. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa peningkatan volume kendaraan harus dibarengi dengan kesiapan operasional yang menyeluruh.

"Jasa Marga memastikan kondisi jalan, kelancaran lalu lintas, serta kesiapan layanan operasi jalan tol Jasa Marga Group berjalan dengan optimal," ujar Rivan. Upaya yang dilakukan meliputi optimalisasi layanan transaksi, penambahan kapasitas petugas di lapangan, hingga penggunaan teknologi digital untuk memantau kelancaran dan keamanan perjalanan.

BACA JUGA:Jangkau 60 Juta Penerima, Prabowo Sebut Banyak Negara Pelajari Program Makanan Bergizi Gratis

BACA JUGA:Prabowo Siap Umumkan Satgas PHK saat May Day 1 Mei 2026, Buruh Dilibatkan

Pihak pengelola jalan tol menyiagakan layanan operasional selama 24 jam dengan dukungan armada mobile customer service, mobil derek, ambulans, serta tim patroli. Kondisi lalu lintas dipantau secara langsung melalui lebih dari 3.500 CCTV yang tersebar di sepanjang jaringan tol Jasa Marga Group untuk mempercepat penanganan kendala di lapangan.

Selain itu, Jasa Marga memastikan fasilitas di rest area seperti SPBU dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) berfungsi dengan baik. Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima, serta menggunakan aplikasi Travoy untuk memantau informasi terkini seputar tarif, lokasi rest area, hingga pantauan CCTV secara real time.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: