Filosofi Sepatu DBL All-Star 2026, Bawa Tema Nusantara Garuda Rise dan Srikandi Rush

Filosofi Sepatu DBL All-Star 2026, Bawa Tema Nusantara Garuda Rise dan Srikandi Rush

esi penyerahan sepatu custom bertemakan Nusantara kepada para Most Valuable Player DBL Camp 2026.-Media DBL Indonesia-

HARIAN DISWAY - Kopi Good Day DBL Camp 2026 resmi ditutup dengan pengumuman skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. Ada kejutan di penutupan di tahun ini yang sudah lama disimpan rapat-rapat untuk para pemain terbaik itu.

Kejutan tersebut hadir sebagai perayaan dua pencapaian sekaligus: DBL Camp yang memasuki tahun ke-17, dan DBL Indonesia yang genap 22 tahun menempa talenta-talenta muda dari seluruh penjuru negeri.

Sebagai bentuk apresiasi tertinggi, DBL menyiapkan penghargaan yang jauh dari kesan generik. Penghargaan itu bertajuk "Nusantara di setiap langkah talenta muda terbaik Indonesia."

Wujudnya adalah sepatu custom DBL Play 2.0 dari brand AZA, hasil kolaborasi dengan Assadul Wafi Al Mawardi, seorang visual artist dari Sneakcares.

BACA JUGA:Tim Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 Diumumkan Bareng Program Super Teacher

BACA JUGA:DBL Camp 2026 Resmi Digelar di Jakarta, Hadirkan Teknologi Sport Science

Sepatu eksklusif tersebut hanya diberikan kepada 28 orang terpilih: 12 pemain DBL Indonesia All-Star ditambah dua pelatih dari masing-masing sektor putra dan putri. Wafi merancang dua karakter utama yang merepresentasikan identitas pemain basket Indonesia.


Detail desain sepatu Most Valuable Player dari sektor putri dengan tajuk Srikandi Rush.-Media DBL Indonesia-

Untuk sektor putra, lahirlah karakter Garuda Rise. Sepatu itu menggambarkan kekuatan, kemampuan menembak, kelincahan dribel, sekaligus jiwa kepemimpinan. Desainnya diperkuat dengan motif batik Mega Mendung dan motif Mandau khas Kalimantan.

Sementara untuk sektor putri, karakternya dinamai Srikandi Rush. Sosok pemanah dengan kecerdasan bermain tinggi dan akurasi tembakan yang presisi. Dipadukan dengan Batik Parang yang melambangkan keanggunan sekaligus ketangguhan.

"Kenapa Mega Mendung? Karena itu salah satu batik yang sangat terkenal dan ikonik. Saya ingin elemen ini mewakili sisi power sekaligus keindahan dalam satu media sepatu," ujar Wafi.

BACA JUGA:Makin Akurat! Intip Teknologi Nordbord dan Force Decks yang Jadi 'Senjata Baru' di DBL Camp 2026

BACA JUGA:Jadwal Lengkap DBL Camp 2026: Berburu Tiket All-Star ke Amerika Serikat

Proses pembuatannya tidak sederhana. Wafi menggabungkan dua teknik sekaligus. Yakni manual painting menggunakan kuas untuk detail-detail halus, dan teknik spray untuk menghasilkan gradasi warna yang mulus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: