DBL Super Teacher Siap Diluncurkan, dari Basket Pelajar ke Pendidikan

DBL Super Teacher Siap Diluncurkan, dari Basket Pelajar ke Pendidikan

Kemendikdasmen melakukan sejumlah langkah konkret untuk berkolaborasi dengan DBL Indonesia salah satunya lewat program DBL Super Teacher-DBL Indonesia-

DBL Super Teacher secara resmi diluncurkan pada 3 Mei 2026. Yakni di hari terakhir Kopi Good Day DBL Camp 2026, bertepatan dengan pengumuman skuad DBL Indonesia All-Star di Atrium Mall Kota Kasablanka, Jakarta.


Kemendikdasmen dan DBL Indonesia akan bekerja sama untuk membuat program DBL Super Teacher.-Media DBL Indonesia-

Program itu terbuka gratis untuk seluruh guru di Indonesia. Peserta akan melalui proses seleksi sebelum mengikuti pelatihan, pembelajaran, hingga kesempatan belajar ke luar negeri.

Mengadopsi konsep yang sama dengan DBL Camp untuk para pelajar atlet. Guru berprestasi mendapat kesempatan yang setara: belajar, berkembang, dan melangkah lebih jauh.

BACA JUGA:Cerita Unik Peserta DBL Camp 2026 Jordan Marcellino, Berani Keluar dari Zona Nyaman

BACA JUGA:Teknologi VALD di DBL Camp 2026, Data Fisik Atlet Kini Lebih Akurat

Audiensi antara Azrul dan Abdul Mu'ti tidak berhenti di ruang menteri. Pertemuan langsung dilanjutkan dengan rapat teknis bersama pejabat struktural Kemendikdasmen.

Termasuk Staf Ahli Bidang Manajemen dan Talenta Mariman Darto, Kepala Pusat Penguatan Karakter Rusprita Putri Utami, serta beberapa pejabat lainnya.


Founder dan CEO DBL Indonesia Azrul Ananda (kiri) memberikan cinderamata sepatu DBL Play 2.0 kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti.-Media DBL Indonesia-

Dalam forum itu, Kemendikdasmen tidak hanya memberikan dukungan. Mereka juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

"Kami berharap bisa melakukan kolaborasi dalam berbagai aspek. Misalnya pembenahan pengelolaan event rutin di bidang manajemen talenta agar lebih profesional," kata Mariman.

Lebih jauh, Kemendikdasmen juga berharap DBL Indonesia dapat terlibat dalam asesmen tes kebugaran selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Dorongan tersebut muncul setelah kementerian menyaksikan sendiri bagaimana konsep sport science diterapkan secara serius di DBL Camp 2026.

Sebagai penutup audiensi, Azrul menyerahkan cinderamata berupa sepatu DBL Play 2.0 custom bertema pendidikan. Hasil kolaborasi dengan seniman visual Assadul Wafi Al Mawardi dari Sneakcares, sama seperti sepatu yang diterima para penggawa DBL Indonesia All-Star 2026. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: