Saham Take-Two Melonjak usai Rumor Preorder GTA 6 Dimulai Pekan Depan

Saham Take-Two Melonjak usai Rumor Preorder GTA 6 Dimulai Pekan Depan

Leonida keys yang merupakan tempat party di GTA 6. --Rockstar Games

HARIAN DISWAY - Saham perusahaan induk Rockstar Games, Take-Two Interactive, melonjak tajam. Itu terjadi setelah muncul laporan bahwa preorder GTA 6 kemungkinan mulai dibuka pada Senin, 18 Mei 2026.

Kenaikan saham tersebut mencapai lebih dari enam persen dalam sehari. Dan membuat nilai pasar atau market cap Take-Two bertambah lebih dari USD 2 miliar atau sekitar Rp 32,8 triliun.

Harga saham Take-Two tercatat berada di level USD 242 atau sekitar Rp 3,96 juta per lembar saham. Investor menilai rumor pembukaan preorder menjadi sinyal kuat.

Bahwa peluncuran GTA 6 tidak akan mengalami penundaan lagi. Dan tetap dirilis sesuai jadwal pada 19 November 2026.

BACA JUGA:Bos Take-Two Pertimbangkan AI untuk Tekan Biaya Produksi GTA 6

BACA JUGA:Harga GTA 6 Masih Misteri, Take-Two Janjikan Lebih Murah dari Nilai Game


GTA 6 menangkan kembali The Most Anticipated Game di The Game Awards 2025. --Gamerant

Laporan mengenai preorder GTA 6 berasal dari kebocoran informasi Best Buy. Yang disebut terkait dengan sumber terpercaya.

Hal tersebut membuat rumor kali ini mendapat perhatian lebih besar dibanding berbagai bocoran lain yang sebelumnya beredar di internet.

Rockstar Games hingga kini belum memberikan pengumuman resmi terkait tanggal pembukaan preorder GTA 6.

Namun, perusahaan sebelumnya telah memastikan kampanye pemasaran game tersebut akan dimulai pada musim panas tahun ini.

BACA JUGA:Map GTA 6 Tambah Luas! Hadirkan Wilayah yang Beragam Selain Vice City

BACA JUGA:Dua Musisi Isyaratkan Keterlibatan di GTA 6

Setelah preorder resmi dibuka, publik diperkirakan akan mengetahui harga resmi GTA 6. Sejumlah spekulasi menyebut game tersebut kemungkinan dibanderol mulai USD 70 hingga USD 80 atau sekitar Rp 1,14 juta sampai Rp 1,31 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: gamespot.com