Coach Ika Bicara Detail Basket Modern saat Ikut DBL Camp 2026

Coach Ika Bicara Detail Basket Modern saat Ikut DBL Camp 2026

Kartika Siti Aminah merupakan pelatih perempuan pertama Indonesia Basketball league (IBL).-Media DBL Indonesia-

HARIAN DISWAY Kartika Siti Aminah sudah melampaui banyak pencapaian yang tidak mudah digapai siapa pun. Apalagi bagi seorang perempuan di dunia basket Indonesia.

Ia adalah pelatih perempuan pertama di Indonesia Basketball League (IBL). Namun di antara semua pengalaman panjang itu, ada satu momen yang terasa istimewa tersendiri. 

Untuk pertama kalinya, Coach Ika terpilih mengikuti Kopi Good Day DBL Camp 2026. Perjalanan Coach Ika di dunia basket bukan perjalanan semalam.

Setelah pensiun sebagai pemain pada 2008, ia langsung menapaki jalan kepelatihan.

Mulai dari SMAK Frateran Surabaya sambil mengikuti kompetisi DBL, lalu berlanjut ke tim putri Universitas Airlangga, Surabaya Fever selama tiga musim di liga putri, tim putri Jawa Timur di PON, UGM, hingga akhirnya menangani Bima Perkasa Jogja di IBL 2022.

BACA JUGA:DBL Camp 2026 Buka Wawasan Baru Daniel Tedjo soal Coaching Basket Modern

BACA JUGA:Christopher Adrian Yawe Bawa Nama Merauke ke DBL Camp 2026

Sebelum menjadi kepala pelatih di IBL, ia masuk sebagai manajer tim pada 2020, kemudian diangkat sebagai asisten pelatih mendampingi David Singleton, yang kini menjabat pelatih Pelita Jaya sekaligus timnas basket putra Indonesia.

Rekam jejak yang panjang. Namun DBL Camp tetap punya tempat tersendiri.

"Dulu waktu saya masih melatih di SMA, saat di Surabaya itu, belum (ikut) DBL Camp. Sekarang DBL jadi sebesar ini, mengumpulkan ratusan orang jadi satu, diseleksi, dan rasanya senang sekali," ujarnya.


Coach Kartika Siti Amnah ketika menyimak materi di DBL Camp 2026 Jakarta.-Media DBL Indonesia-

Di DBL Camp 2026, Coach Ika hadir sebagai bagian dari 52 pelatih terpilih. Setelah mengantar SMA Budi Utama Yogyakarta menembus big eight Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 Yogyakarta dan masuk dalam skuad First Team 2025 Yogyakarta.

Meski sudah berada di level tertinggi kepelatihan Indonesia, ia datang dengan niat yang sama seperti pelatih-pelatih muda lainnya: belajar.

"Tentunya saya ingin belajar karena belajar itu tidak mengenal umur. Bahkan ketika sudah sampai di top level Indonesia pun, tetap banyak belajar. Saya excited ikut DBL Camp ini untuk upgrade ilmu," ungkap Coach Ika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: dbl