Pengakuan Tersangka Pembunuh 'Lempar dari Flyover' di Bogor: Dikatai Yatim Piatu

Pengakuan Tersangka Pembunuh 'Lempar dari Flyover' di Bogor: Dikatai Yatim Piatu

ILUSTRASI Pengakuan Tersangka Pembunuh ”Lempar dari Flyover” di Bogor: Dikatai Yatim Piatu.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway -

Motif pembunuhan ”lempar dari flyover” Bogor diungkap polisi. Pengakuan tersangka Febri, 25, ke polisi, ia membunuh Anggi Auliya, 25, karena dikatai: ”kasihan… kamu enggak punya ortu.” Lalu, Febri merancang dan membunuh Anggi.

MOTIF yang tidak logis. Nyaris mustahil. Namun, itulah yang dikatakan tersangka kepada penyidik, dan penyidik mengumumkan kepada wartawan, Senin, 25 Mei 2026. 

Kapolres Bogor Kombes Rio Wahyu Anggoro kepada wartawan di Polres Bogor, Senin, mengatakan, itulah alasan tersangka membunuh korban. Ucapan korban tersebut disertai ketawa. Artinya, korban menertawakan pelaku yang sudah tak punya ortu.

Ucapan Anggi kepada Febri itu dikatakan pada pertemuan mereka yang pertama setelah sekitar delapan tahun mereka berpisah (mereka teman saat masih SMK). Pertemuan pertama di Bogor pada Sabtu, 2 Mei 2026. 

Kombes Rio: ”Pelaku kemudian sakit hati. Lalu, merencanakan pertemuan kedua Jumat, 22 Mei 2026. Saat itu (sebelum pertemuan kedua, Red) pelaku sudah berniat membunuh korban. Ia bahkan sudah membawa senjata tajam dan benda lainnya untuk membunuh.”

BACA JUGA:Perampok Diduga Lemparkan Korban Wanita dari Flyover Bogor: Cara Baru Pembunuhan

BACA JUGA:Suami Bunuh Istri di Bogor, Ditonton Cucu: Diduga Motif Utang

Benda yang dibawa sebilah golok dan dasi warna biru. Menurut polisi, senjata yang digunakan pelaku saat membunuh Anggi adalah dasi biru. Digunakan untuk mencekik korban. Golok tidak digunakan.

Kronologinya demikian:

Anggi yang sarjana hukum bekerja di kantor pengacara Sembilan Bintang & Partners Law Office, Bogor, sebagai staf. Terakhir dia pulang kerja pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Dia pulang naik motor, tiba di rumah di Kampung Kemang Sekolahan, Kecamatan Kemang, Bogor, sekitar pukul 20.00 WIB.

Dua jam kemudian Anggi keluar lagi. Dia pamit ke keluarga akan ngopi bersama teman (tidak disebut namanya). Dia keluar sekitar pukul 22.00, naik mobil miliknya, Toyota Yaris oranye nopol B 2903 SKK.

Saat itulah Anggi bertemu Febri (belum disebutkan polisi, lokasi pertemuan). Kemudian, Anggi dibunuh Febri dengan cara dijerat pakai dasi biru (belum disebutkan polisi, lokasi pembunuhan).

Kemudian, mobil Yaris dikemudikan Febri melaju di tol Bogor Outer Ring Road (BORR). Itu terpantau CCTV milik tol. Tiba di atas flyover simpang Yasmin, Bogor, mobil berhenti di bahu jalan. 

Tampak dari CCTV, Febri keluar dari mobil, kemudian membopong sesosok tubuh manusia (diduga Anggi). Tubuh itu dilemparkan ke bawah, melewati pagar pembatas flyover yang tingginya sekitar semeter. Tinggi flyover sampai tubuh Anggi tergeletak di tengah jalan sekitar 20 meter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: