Penyebab Blackout Sumatera, Bareskrim: Cuaca Ekstrem dan Kabel Putus
Bareskrim Polri mengungkap insiden mati listrik massal atau Blackout di Pulau Sumatera yang dipicu cuaca eksrem hingga kabel konektor putus-Dok. Bareskrim Polri-
Gangguan sistem tersebut menyebabkan sejumlah pembangkit mengalami trip secara berantai atau domino effect sehingga memicu pemadaman di berbagai wilayah.
Wilayah yang terdampak antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Jambi, hingga sebagian wilayah Sumatera Selatan.
Tim investigasi juga menemukan kabel transmisi yang putus di sekitar tower transmisi. Namun, struktur utama tower disebut masih berada dalam kondisi baik.
BACA JUGA:Banjir Sumatera dan Ujian Nyata Keuangan Berkelanjutan Indonesia
BACA JUGA:Peduli Bencana Banjir Sumatera, Pupuk Indonesia Grup Kirim Bantuan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar
Bareskrim Pastikan Tidak Ada Sabotase
Menurut Nunung, dugaan penyebab kabel putus masih didalami lebih lanjut. Sejumlah kemungkinan yang dikaji meliputi faktor mekanis akibat gesekan dan angin, sambungan yang memicu panas berlebih, hingga pengaruh tarikan akibat cuaca ekstrem.
“Sampai dengan saat ini dapat kami pastikan bahwa tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut. Dugaan sementara mengarah pada faktor teknis dan cuaca ekstrem,” tegasnya.
Hasil pemeriksaan awal juga menunjukkan pola kerusakan kabel berbentuk serabut terurai dan tidak memperlihatkan pola potongan rapi yang biasanya mengarah pada unsur sabotase.
PLN Sebut Sistem Listrik Sumatera Sudah Pulih 100 Persen
Sementara itu Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN, Edwin Nugraha Putra, menjelaskan cuaca buruk berupa hujan lebat dan angin kencang memicu power swing atau osilasi tegangan dan frekuensi tinggi.
Kondisi tersebut membuat sistem kelistrikan Sumatera terpisah menjadi dua wilayah, yaitu wilayah selatan dengan kelebihan pasokan daya dan wilayah utara yang mengalami kekurangan pasokan.
BACA JUGA:Viral Video Zita Anjani Bersihkan Rumah Warga Banjir Sumatera Tuai Komentar Pedas Netizen
PLN kemudian melakukan pemulihan bertahap menggunakan mekanisme black start melalui pembangkit diesel, gas, hingga pembangkit skala besar kembali beroperasi.
“Seluruh sistem kelistrikan Sumatera telah kembali normal 100 persen dan saat ini beroperasi dengan aman dan stabil,” ujar Edwin.
PLN memastikan seluruh pasokan listrik di Sumatera kini telah kembali normal dan beroperasi secara stabil. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: