PWM Muhammadiyah Jatim Apresiasi Konsistensi Kurban PDIP, Rawat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

PWM Muhammadiyah Jatim Apresiasi Konsistensi Kurban PDIP, Rawat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

PWM Muhammadiyah Jatim menerima dua ekor sapi kurban dari DPD PDIP Jatim. Merawat silaturahmi dan kepedulian sosial.--PDIP Jatim

HARIAN DISWAYPimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur mengapresiasi konsistensi DPD PDIP Jawa Timur dalam menyalurkan hewan kurban kepada Muhammadiyah setiap momentum Hari Raya Idul Adha.

Tahun ini, DPD PDIP Jawa Timur melalui Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) menyerahkan dua ekor sapi kurban kepada PWM Jawa Timur.

Hewan kurban tersebut diterima di Kantor PWM Jawa Timur, Jalan Kertomenanggal IV Surabaya, untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat.

Ketua PWM Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta hubungan baik yang selama ini terus terjalin antara Muhammadiyah dan PDIP. 

BACA JUGA:Iduladha 2026: PDIP Magetan Bagikan Daging Kurban Berwadah Besek di 6 Dapil

BACA JUGA:PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban, Mojokerto Serahkan ke Ponpes Mamba’us Sa’adah

"Alhamdulillah kami bersyukur. Hubungan Muhammadiyah dengan PDI Perjuangan selama ini terjalin sangat baik. Silaturahmi seperti ini penting untuk terus dirawat demi kemaslahatan masyarakat," ujarnya.

Menurut Sukadiono, bantuan hewan kurban bukan sekadar bentuk seremonial tahunan, melainkan cerminan nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia menilai peningkatan bantuan hewan kurban dari sebelumnya satu ekor sapi menjadi dua ekor sapi menunjukkan tumbuhnya semangat berbagi dan nilai keagamaan yang semakin baik di tengah kader-kader partai.

"Kami bersyukur atas keberkahannya. Artinya semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh. Mudah-mudahan membawa manfaat untuk masyarakat," katanya.

BACA JUGA:Semangat Pengorbanan dan Kebersamaan, PDIP Jatim Bagikan 468 Sapi Kurban

BACA JUGA:Lantik 33 Pengurus PAC, DPC PDIP Kota Batu Perkuat Struktur hingga Anak Ranting

Sukadiono juga menegaskan bahwa Muhammadiyah sejak awal memiliki tradisi kebangsaan yang kuat dan selalu membuka ruang silaturahmi dengan berbagai elemen bangsa, termasuk partai politik, sepanjang tujuannya untuk kemaslahatan masyarakat.

Menurutnya, hubungan baik Muhammadiyah dan PDIP juga memiliki kedekatan historis yang panjang dalam konteks kebangsaan Indonesia.

Bung Karno sebagai Proklamator Republik Indonesia dikenal memiliki kedekatan dengan Muhammadiyah sejak masa muda. Dalam berbagai catatan sejarah, Bung Karno banyak berinteraksi dengan tokoh-tokoh Muhammadiyah dan tumbuh dalam tradisi pemikiran Islam progresif, nasionalisme, serta perjuangan sosial kemasyarakatan.

Karena itu, Sukadiono menilai hubungan baik yang terus terbangun saat ini merupakan bagian dari semangat persaudaraan kebangsaan yang sudah lama tumbuh di Indonesia.

BACA JUGA:Regenerasi dan Restrukturisasi Jadi Fokus Pelantikan PAC PDIP Kabupaten Mojokerto

BACA JUGA:PDIP Jatim Wajibkan 20 Persen Pengurus PAC Berasal dari Anak Muda

"Yang paling penting adalah bagaimana nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat membantu masyarakat terus dijaga bersama," ucapnya.

Ia berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial seperti ini dapat terus dirawat, terutama di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi tantangan ekonomi dan sosial.

Menurutnya, sinergi sosial antar elemen bangsa akan menjadi kekuatan penting untuk menjaga persatuan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan melalui distribusi hewan kurban dan berbagai kegiatan sosial lainnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: