Jelang Arsenal vs PSG, Martin Keown Sebut Eberechi Eze Bisa Menjadi Pembeda
Selebrasi Eberechi Eze usai buka keunggulan bagi Arsenal atas Bayer Leverkuse (Agg 2-1) dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu 18 Maret 2026--Uefa.com
HARIAN DISWAY - Arsenal akan menghadapi laga terbesar mereka musim ini saat menantang Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions 2025/2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Puskas Arena, Budapest, 30 Mei mendatang.
Setelah sukses mengamankan gelar Premier League, The Gunners kini memburu sejarah baru dengan meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Menjelang partai puncak tersebut, legenda Arsenal Martin Keown meyakini Mikel Arteta bisa memenangkan laga lewat strategi yang sempat menuai kritik di awal musim, yakni penggunaan pemain pengganti yang ia sebut sebagai “finishers”.
Strategi itu pertama kali menjadi sorotan pada September lalu. Saat itu, Arsenal membuka perjalanan mereka di Liga Champions dengan kemenangan atas Athletic Bilbao.
BACA JUGA:Remehkan Arsenal, Patrice Evra Sebut PSG Bakal Hancurkan The Gunners Jika...
BACA JUGA:Gabriel Jesus Masuk Daftar Jual Arsenal, Tergusur Gyokeres
Di laga tersebut Arsenal kesulitan menciptakan peluang sepanjang pertandingan. Arteta kemudian memasukkan Gabriel Martinelli dan Leandro Trossard sebagai super-sub.
Hasilnya instan. Martinelli mencetak gol hanya 36 detik setelah masuk. Ia kemudian memberikan assist kepada Trossard untuk memastikan kemenangan Arsenal.
Perjalanan Arsenal kemudian terus melaju hingga akhirnya mencapai final Liga Champions. Kini, Keown percaya Arteta bisa kembali menggunakan pendekatan serupa saat menghadapi PSG.
Dalam wawancaranya dengan Football London, Keown menyebut Eberechi Eze sebagai salah satu pemain yang berpotensi menjadi pembeda di laga final.
BACA JUGA:Arsenal Juara, Mikel Arteta Jadi Manajer Terbaik Liga Inggris 2025/2026
BACA JUGA:Morgan Rogers Masuk Radar Arsenal, MU dan Chelsea Ikut Mengintai

Aksi penyerang Arsenal, Eberechi Eze (kanan), ketika menghindari kawalan gelandang Sporting CP, Hidemasa Morita (kiri). Kamis, 16 April 2026.--Uefa.com
“Eze harus ada di tim karena kemampuannya menyerang. Sulit meninggalkan pemain sepertinya. Ketika mendapat peluang di depan gawang, ia sangat klinis,” ujar Keown.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: football london