Cara Cerdas Juventus Bebas dari Penjara 'Gaji Buta' Thiago Motta

Cara Cerdas Juventus Bebas dari Penjara 'Gaji Buta' Thiago Motta

Thiago Motta memberikan instruksi kepada pemain Juventus saat melawan Benfica di Liga Champions, Kamis, 30 Januari 2025-Reuters-

HARIAN DISWAY – Manajemen Juventus akhirnya dapat bernapas lega terkait beban finansial klub. Raksasa Serie A tersebut dilaporkan resmi mengaktifkan klausul khusus per 1 Juni 2026 untuk memutus kontrak mantan pelatih kepala mereka, Thiago Motta, dari daftar penggajian (payroll) klub.

Motta, yang dipecat pada paruh kedua musim 2024/2025, tercatat masih menerima gaji buta selama lebih dari satu tahun setelah dipecat.

Kondisi itu terjadi karena pelatih berpaspor Italia-Brasil tersebut terikat kontrak jangka panjang hingga musim panas 2027.

Berikut adalah detail mendalam mengenai keputusan pemutusan hubungan kerja serta dampaknya bagi struktur keuangan Si Nyonya Tua.

BACA JUGA:Gagal Dapatkan Andrew Robertson, Juventus Bidik Emerson Palmieri

BACA JUGA:Negosiasi Kontrak Dusan Vlahovic dan Juventus Mandek karena Bonus Tanda Tangan Rp148 Miliar

Kronologi Saling Silang Kursi Kepelatihan Juventus


Mantan pelatih Juventus, Thiago Motta. --NicoSchira/x

Awal Musim 2024/2025: Thiago Motta direkrut dari Bologna dengan kontrak tiga tahun senilai €3,5 juta (sekitar Rp61 miliar) per tahun setelah berhasil membawa Bologna lolos ke Liga Champions. Ia menggantikan Massimiliano Allegri.

Maret 2025: Setelah rentetan hasil buruk, termasuk kekalahan telak 0-4 dari Atalanta dan 0-3 dari Fiorentina, Motta resmi dipecat meski baru menjabat selama 9 bulan.

Pengganti Sementara: Posisi Motta kemudian diisi oleh Igor Tudor. Namun, kebersamaan Tudor juga berjalan singkat hingga akhirnya kontraknya diputus pada Januari 2026, sebelum ia hijrah untuk memimpin Tottenham Hotspur.

BACA JUGA:Juventus Gagal Dapatkan Alisson Becker, Beralih Incar David De Gea

BACA JUGA:Konate Pergi, Liverpool Incar Bremer dari Juventus

Mengaktifkan Klausul 1 Juni dan Siasat Pesangon

Berdasarkan laporan harian La Gazzetta dello Sport, manajemen Juventus sengaja menunggu momentum per 1 Juni 2026.

Tanggal ini merupakan opsi valid di dalam kontrak yang memberikan hak bagi Juventus untuk menghentikan kerja sama secara permanen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: