Disambangi Bos Ducati Usai Balapan Mugello, Ada Apa dengan Marc Marquez?

Disambangi Bos Ducati Usai Balapan Mugello, Ada Apa dengan Marc Marquez?

Davide Tardozzi (jongkok paling Kiri), saat berswafoto bersama seluruh kru di garasi Pecco Bagnaia, usai menangi podium ketiga Grand Prix Italia 2026--Twitter TIM Official @TIM_Official

HARIAN DISWAY - Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, angkat bicara terkait performa Francesco 'Pecco' Bagnaia dan Marc Marquez setelah dominasi mutlak Aprilia Racing mengguncang sirkuit kandang mereka di MotoGP Italia 2026.

Aksi Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, mencuri perhatian setelah balapan utama MotoGP Italia di Sirkuit Mugello. Pria asal Italia berusia 67 tahun tersebut tertangkap kamera berada di bawah podium untuk bertepuk tangan dan menyemangati Francesco 'Pecco' Bagnaia yang finis ketiga, di belakang duo pabrikan Aprilia Racing yang sukses mengamankan podium 1-2.

​Namun begitu selebrasi usai, Tardozzi langsung berlari melintasi pit lane untuk menemui Marc Marquez yang sudah berada di dalam truk timnya.

​Menurut laporan media Spanyol AS, Tardozzi awalnya masuk ke dalam truk dengan ekspresi serius. Namun, ia keluar dengan senyuman dan memberikan informasi terkait kondisi pembalapnya tersebut.

​“Saat ini Marc masih perlu pulih dan butuh beberapa balapan agar kembali ke kondisi 100 persen. Dia senang karena dia mengerti bahwa masalah kebugarannya telah teratasi. Dia hanya butuh waktu untuk kembali ke kondisi fisik terbaiknya,” ujar Tardozzi menjelaskan situasi Marquez pasca-balapan.

BACA JUGA:MotoGP Italia 2026: Bezzecchi-Martin Finis 1-2, Pecco Ganggu Dominasi Aprilia

BACA JUGA:Moto3 Italia 2026: Veda Ega Finis Posisi 8 Meski Start dari P12, Brian Uriarte Juara

Duel Epik dengan Acosta

​Meski mengawali balapan dengan tenang, Marc  Marquez perlahan kembali menunjukkan taringnya lewat aksi saling salip yang agresif. Salah satu momen paling menarik adalah duel sengitnya dengan rider muda KTM, Pedro Acosta.

​“Dia sangat berani dan seorang petarung sejati di paruh pertama balapan. Dia sangat kompetitif saat melawan Pedro Acosta. Saya pikir kita harus senang dengan balapan yang dia jalani, karena kita tahu dia bisa berbuat lebih baik lagi ketika fisiknya prima,” lanjut Tardozzi.

Pecco Bagnaia Kehabisan Ban Belakang

​Tardozzi juga memberikan apresiasi atas kerja keras Pecco Bagnaia yang berhasil mengamankan podium ketiga di GP Italia.

​“Saya suka bagaimana dia mempertahankan posisi ketiga di tikungan terakhir. Jelas pada titik ini kita tahu ada motor yang lebih cepat dari motor kita (Aprilia). Pecco menjalani paruh pertama balapan dengan sangat baik, tetapi dia menghabiskan terlalu banyak ban belakang, sehingga tidak ada yang tersisa di akhir laga,” ujar Davide Tardozzi. 

​Secara teknis, penjelasan Tardozzi mengisyaratkan dua catatan penting bagi Ducati:

  • ​Pertama, Marc Marquez terbukti tetap kompetitif meski didera keterbatasan fisik.
  • ​Kedua, perubahan setup pada motor Desmosedici GP26 milik Pecco terbilang cukup signifikan, walau masih menyisakan masalah degradasi ban.


Pecco Bagnaia, saat mengangkat trofi podium ketiga di GP Mugello 2026--Twitter TIM Official @TIM_Official

Ducati Siapkan 'Balas Dendam'

​Melihat Aprilia merayakan finis 1-2 di sirkuit yang menjadi rumah bagi Ducati tentu menyisakan luka. Tardozzi tidak menampik hal itu, meski ia tetap menunjukkan sportivitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: