Berkat PNM Mekaar, Warung Sembako Niken di Semarang Naik Kelas

Berkat PNM Mekaar, Warung Sembako Niken di Semarang Naik Kelas

Kisah inspiratif Niken Tiwi Arni di Semarang yang berhasil mengembangkan warung sembako berkat dukungan pembiayaan dan pendampingan PNM Mekaar dalam ekosistem Holding Ultra Mikro BRI Group.-Dok. BRI-

“Perjalanan membangun sebuah warung sembako saya ini sangat panjang. Namun karena dukungan petugas dari BRI Group, saya yakin saya bisa mengembangkan usaha demi memperbaiki ekonomi keluarga,” ujar Niken.

Menurut Niken, perkembangan usaha yang diraih memberikan dampak nyata terhadap kondisi ekonomi keluarganya.

Pendapatan yang lebih stabil membuatnya lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus memastikan pendidikan anak-anaknya tetap berjalan dengan baik.

BACA JUGA:Dirut BRI Hery Gunardi: AI Penentu Masa Depan Industri Perbankan, Jika Tak Adaptif Bisa Kehilangan Nasabah

BACA JUGA:BRI Rayakan Hari Lingkungan Hidup 2026 Lewat Green Action, Ajak Karyawan Tukar Botol Plastik Jadi Insentif

Warung yang dahulu hanya usaha kecil di depan rumah kini menjadi simbol perjuangan dan kemandirian ekonomi keluarga. Dengan kerja keras dan dukungan program pemberdayaan usaha ultra mikro, Niken membuktikan bahwa usaha sederhana dapat berkembang dan menciptakan perubahan yang signifikan.

Ke depan, ia berharap usaha yang dijalankannya dapat terus tumbuh sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anaknya.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan pelaku usaha ultra mikro tidak hanya berhenti pada akses pembiayaan, tetapi juga bagaimana menciptakan ekosistem yang mampu mendorong mereka untuk tumbuh secara berkelanjutan.

Menurutnya, kehadiran program PNM Mekaar menjadi salah satu instrumen penting dalam membuka peluang bagi perempuan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, dengan kemampuan dalam mengelola keuangan dan memahami kebutuhan pasar.

BACA JUGA:Dirut BRI Hery Gunardi Bocorkan 5 Kunci Memulai Usaha, Nomor 3 Jadi Penyebab Banyak UMKM Gagal

BACA JUGA:BRI Multiguna Karya Cair dalam 1 Hari, Solusi Dana Cepat bagi Pekerja Indonesia

“Sinergi dalam Holding Ultra Mikro antara BRI, Pegadaian, dan PNM menjadi kekuatan dalam memperluas akses layanan keuangan yang inklusif. Dengan dukungan tersebut, pelaku usaha mikro kecil di banyak daerah dapat berkembang secara bertahap dan berkelanjutan, dari usaha sederhana hingga mampu memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitarnya,” tutur Dhanny.

Keberhasilan Niken menjadi salah satu contoh nyata dampak pemberdayaan yang dilakukan melalui ekosistem Holding Ultra Mikro. Program ini tidak hanya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro, tetapi juga memperkuat kapasitas usaha melalui pendampingan yang berkelanjutan.

Kinerja pemberdayaan dalam ekosistem Holding Ultra Mikro pun terus menunjukkan hasil positif. Sepanjang Triwulan I 2026, tercatat sebanyak 1,2 juta debitur PNM berhasil naik kelas, mencerminkan semakin besarnya kontribusi program pemberdayaan terhadap pertumbuhan usaha mikro dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

Melalui sinergi antara BRI, PNM, dan Pegadaian, Holding Ultra Mikro terus memperluas akses keuangan inklusif bagi masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lebih banyak pelaku usaha yang naik kelas, memperkuat ekonomi keluarga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan di Indonesia. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: