EAZI Pangkas Waktu Layanan Kapal hingga 70 Persen

EAZI Pangkas Waktu Layanan Kapal hingga 70 Persen

EAZI mampu memangkas waktu pergantian kapal secara signifikan-Dokumentasi Teluk Lamong-

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Terminal Petikemas Nilam (TPK Nilam) mencatat peningkatan kinerja operasional setelah menerapkan Program Easy Access Zone Integration (EAZI) di Zona Labuh 2 Pelabuhan Tanjung Perak. Program terusebut berlangsung sejak 23 April hingga 25 Mei 2026.

Hasilnya, mampu memangkas waktu pergantian kapal secara signifikan. Termasuk mendorong peningkatan arus petikemas hingga mencetak rekor tertinggi sepanjang tahun ini.

Berdasarkan hasil evaluasi, waktu layanan pergantian kapal atau ship to ship (STS) yang sebelumnya berkisar antara empat hingga lima jam. Durasi tersebut berhasil dipersingkat menjadi rata-rata satu jam 30 menit. 

Dengan demikian, efisiensi waktu layanan mencapai sekitar 70 persen dibandingkan kondisi sebelumnya.

BACA JUGA:Siswa Queensway Secondary School Singapura Pelajari Green & Smart Port di Terminal Teluk Lamong


Setelah implementasi EAZI, jumlah kunjungan meningkat menjadi rata-rata 17 kapal per mingg-Dokumentasi Teluk Lamong-

Capaian terbaik terjadi pada pelayanan Kapal Intan Daya 12 dan Meratus Wakatobi pada 24 Mei 2026. Saat itu, proses STS hanya membutuhkan waktu 31 menit, menjadi rekor tercepat selama implementasi Program EAZI.

Program EAZI merupakan hasil kolaborasi antara operator terminal, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan kepelabuhanan untuk mengoptimalkan pengelolaan area labuh. Melalui pengaturan pola labuh yang lebih terintegrasi, proses pelayanan kapal menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.

Peningkatan efisiensi tersebut berdampak langsung pada kapasitas layanan terminal. Sebelum program diterapkan, TPK Nilam rata-rata melayani 14 kunjungan kapal setiap pekan. 

Setelah implementasi EAZI, jumlah kunjungan meningkat menjadi rata-rata 17 kapal per minggu atau naik sekitar 21 persen.

BACA JUGA:COSCO Pilih Terminal Teluk Lamong, Arus Peti Kemas Internasional Melonjak 90 Persen

BACA JUGA:Pelatihan CTO Terminal Teluk Lamong, Dorong Efisiensi dan Transformasi Pelabuhan

Terminal Head TPK Nilam Retno Pujianto mengatakan efisiensi operasional yang tercipta melalui Program EAZI memberikan ruang bagi terminal untuk meningkatkan produktivitas pelayanan tanpa harus menambah infrastruktur baru.

Menurutnyi, percepatan waktu layanan kapal turut berkontribusi terhadap peningkatan arus petikemas yang ditangani terminal. Pada Mei 2026, TPK Nilam mencatat volume petikemas sebesar 49.685 TEUs, tertinggi sepanjang tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: