Prabowo: 81 Tahun Merdeka, Indonesia Harus Punya Mobil Buatan Sendiri
Prabowo menekankan bahwa hilirisasi menjadi jalan untuk membangun industri nasional yang mampu mengolah seluruh komoditas Indonesia di dalam negeri.-Dok. Bakom RI-
JAKARTA, HARIAN DISWAY – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya mendorong lahirnya industri mobil nasional sebagai bagian dari agenda besar industrialisasi dan hilirisasi Indonesia.
Menurutnya, Indonesia tidak boleh terus-menerus menjadi pasar bagi produk otomotif negara lain, melainkan harus mampu memproduksi kendaraan sendiri dengan memanfaatkan potensi industri dalam negeri.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Lampung, Rabu, 10 Juni 2026.
BACA JUGA:Indonesia Mulai Produksi Mobil listrik, Prabowo: Bukan Raksasa Tidur Lagi, Sudah Bangun
BACA JUGA: Presiden Prabowo Naik Maung, Pimpin Upacara HUT Ke-80 TNI di Monas
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa pemerintah akan mempercepat proses industrialisasi melalui hilirisasi berbagai komoditas strategis nasional.
Seluruh sumber daya yang dimiliki Indonesia, kata dia, harus diolah di dalam negeri agar menghasilkan nilai tambah dan menciptakan industri baru.
"Dan yang paling penting, kita akan melakukan industrialisasi. Kita akan melaksanakan industrialisasi melalui hilirisasi. Semua komoditas kita akan kita olah dan akan menjadi industri-industri di Indonesia," ujar Prabowo.
Ia juga mengajak kalangan pengusaha muda untuk mengambil peran dalam pembangunan industri nasional.
BACA JUGA:Penjualan Mobil Listrik Melonjak 95 Persen, Dominasi Tiongkok Makin Kuat, Jepang Andalkan Hybrid
BACA JUGA:Teknik Mesin Melawan Dogma Elektrifikasi: Mengapa Mobil Listrik Bukan Satu-satunya Jawaban
Menurutnya, momentum transformasi ekonomi saat ini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk menjadi pelaku utama kebangkitan sektor manufaktur Indonesia.
"Ini kesempatan untuk pengusaha-pengusaha muda bangkit, karena kita tidak mau hanya jadi pasarnya bangsa lain. Kita tidak mau," tegas Prabowo.
Bagi Prabowo, pasar domestik Indonesia yang besar harus mampu menjadi motor penggerak industri nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: