Saling Serang AS dan Iran 48 Jam Terakhir, Trump Balas Jatuhnya Helikopter Apache

Saling Serang AS dan Iran 48 Jam Terakhir, Trump Balas Jatuhnya Helikopter Apache

Iran dan AS berbalas serangan sejak Selasa hingga Kamis, dipicu jatuhnya helikopter Apache AH-64E yang ditembak jatuh Iran di Selat Hormuz -Mehr News Agency-

Menyikapi situasi tersebut, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengeluarkan peringatan serangan udara melalui platform X dan mengimbau warga untuk segera menuju ke tempat-tempat perlindungan.

Sementara itu, Kuwait menutup sementara wilayah udaranya seiring pernyataan pihak militer yang menyebut sistem pertahanan udara mereka sedang bekerja aktif untuk mencegat target udara musuh.

Di sektor maritim, Iran memperbarui peringatan mereka terkait Selat Hormuz, jalur perairan vital untuk transportasi minyak dan gas yang kini secara esensial telah mereka tutup. Kepala Pasukan Dirgantara Garda Revolusi Iran, Majid Mousavi, menegaskan melalui unggahan di media sosial bahwa jika wilayah Selat Hormuz dibuat tidak aman, pihaknya akan mengubah kawasan tersebut menjadi neraka bagi musuh.

Stasiun televisi pemerintah IRIB dan kantor berita Mehr melaporkan bahwa angkatan laut Iran telah menghantam dua kapal yang mencoba berlayar melewati Selat Hormuz. Kantor berita Tasnim, yang mengutip komando operasi militer Iran, menyatakan bahwa jalur perairan krusial tersebut kini sepenuhnya tertutup dan setiap lalu lintas kapal yang nekat melintas akan menjadi target serangan.

Klaim penutupan total tersebut langsung dibantah oleh pihak CENTCOM yang menyatakan bahwa kapal-kapal komersial masih terus melanjutkan transit keluar-masuk Selat Hormuz pada malam hari. Di tengah situasi yang tidak menentu ini, Presiden Donald Trump mengklaim pada hari Rabu bahwa militer Amerika Serikat secara rahasia telah membantu memfasilitasi jalur aman bagi 100 juta barel minyak untuk melewati selat yang tengah diperebutkan tersebut.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: