Tim Italia Juara Piala Dunia 1982, 1994, 2006, Siapa yang Paling Hebat?
Para pemain Italia merayakan kemenangan saat Fabio Cannavaro dari Italia mengangkat trofi Piala Dunia 2026 di Berlin.-Shaun Botterill-Getty Images
Selain lini depan yang efektif, Italia juga memiliki pertahanan kokoh. Dengan penjaga gawang veteran Dino Zoff. Kombinasi disiplin taktik dan mentalitas menjadi fondasi keberhasilan tim tersebut.
Berbeda dengan 1982, Italia di Piala Dunia 1994 tampil dengan pendekatan lebih modern bersama Arrigo Sacchi. Tim dibangun dengan struktur permainan, tekanan kolektif, dan organisasi yang kuat.
Skuad tersebut diperkuat sejumlah nama besar. Seperti Franco Baresi, Paolo Maldini, dan Alessandro Costacurta.
BACA JUGA:Ditinggal Antonio Conte, Napoli Pilih Vincenzo Italiano Ketimbang Massimiliano Allegri?
BACA JUGA:Allegri Segera Tinggalkan AC Milan, Napoli dan Timnas Italia Siaga
Mereka menjadi bagian dominasi AC Milan pada era tersebut. Dalam perjalanan menuju final, Roberto Baggio menjadi sosok sentral. Ia beberapa kali menyelamatkan Italia.
Salah satu momen paling ikonik terjadi saat menghadapi Nigeria di babak 16 besar. Ketika itu Baggio mencetak gol penyeimbang di menit akhir. Juga gol kemenangan pada babak tambahan.

Ekspresi kesedihan penyerang Timnas Italia, Roberto Baggio (kanan), usai gagal mengeksekusi penalti dalam laga kontra Brasil pada Piala Dunia 1994.--Omar Torres/AFP via Getty Images
Di final melawan Brasil pada 17 Juli 1994, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Hingga adu penalti.
Namun, Italia harus menerima kenyataan pahit. Mereka gagal mengangkat trofi. Momen tendangan penalti Baggio melambung.
BACA JUGA:Guardiola Dikaitkan dengan Timnas Italia, Conte dan Allegri Masih Jadi Favorit
BACA JUGA:Kursi Pelatih Kosong, Claudio Ranieri Siap Tangani Timnas Italia Jika Dipanggil Federasi
Momen itu masih menjadi salah satu gambar paling dikenang dalam sejarah sepak bola. Bahkan Baggio merasa trauma hingga kini.
Sementara itu, generasi 2006 hadir dengan tantangan yang berbeda. Italia datang ke Jerman di tengah badai skandal Calciopoli.
Badai tersebut mengguncang sepak bola domestik. Bahkan menempatkan para pemain dalam tekanan besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: football italia