Jonathan David Bertahan, Juventus Terancam Sulit Datangkan Striker Baru

Jonathan David Bertahan, Juventus Terancam Sulit Datangkan Striker Baru

Potret penyerang Juventus Jonathan David, pada laga kontra Cagliari. Minggu, 18 Januari 2026. Ia dikabarkan bertahan di Juventus meski mengalami musim mengecewakan.-@la_maglia_bianconera-Instagram

Catatan tersebut menjadi musim pertama dalam karier profesionalnya yang buruk. Bahkan tidak mencapai dua digit gol.

Kondisi itu membuat Juventus mulai mempertimbangkan penambahan penyerang baru. Demi memperkuat skuad racikan Luciano Spalletti.

Kebutuhan tersebut semakin mendesak. Apalagi setelah Juventus gagal mengamankan tiket Liga Champions musim depan.


Dusan Vlahovic belum tentu bertahan di Juventus. Pembicaraan kontraknya masih mengalami hambatan. Si Nyonya Tua saat ini membutuhkan sosok striker.-@vlahovicdusan-Instagram

BACA JUGA:Napoli dan AS Roma Incar Bek Juventus Federico Gatti, Harga Tembus 20 Juta Euro

BACA JUGA:CEO Baru Juventus Giovanni Carnevali Bisa Jadi Kunci Datangkan Emiliano Martinez

Selain itu, masa depan Dusan Vlahovic juga masih belum pasti. Kontraknya akan berakhir pada penghujung Juni.

Juventus berharap dapat menambah amunisi baru. Demi menjaga daya saing tim di kompetisi domestik.

Secara finansial, Juventus sebenarnya memiliki peluang memperoleh keuntungan. Itu terjadi jika klub menjual David.

Karena direkrut tanpa biaya transfer, seluruh pemasukan dari penjualannya dapat dicatat sebagai keuntungan modal. Tentu membantu kondisi keuangan klub.

BACA JUGA:Juventus Bayar Kompensasi Rp16 Miliar usai Berpisah dengan CEO Damien Comolli

BACA JUGA:Aston Villa Bidik Kiper Parma Jika Emiliano Martinez ke Juventus

Namun, laporan dari media Italia menyebut David belum ingin menyerah. Ia ingin membuktikan kemampuannya.

Situasi tersebut membuat pergerakan Juventus menjadi lebih rumit. Selain David masih memiliki beban gaji tinggi, peluang melepas Lois Openda secara permanen pada musim panas juga dinilai cukup sulit.

Di sisi lain, absennya Juventus dari Liga Champions diperkirakan menyebabkan penurunan anggaran sekitar 50-60 juta euro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: football italia