5 Cara Mengamankan WhatsApp untuk Orang Tua, Lindungi Data dan Keluarga dari Penipuan Digital

5 Cara Mengamankan WhatsApp untuk Orang Tua, Lindungi Data dan Keluarga dari Penipuan Digital

Fitur username pada WhatsApp memungkinkan pengguna memulai percakapan tanpa membagikan nomor telepon. -Vladislav Smigelski-Pexels

HARIAN DISWAY - WhatsApp telah menjadi salah satu aplikasi komunikasi paling banyak digunakan masyarakat.

Mulai dari grup keluarga, komunikasi sekolah, hingga aktivitas sehari-hari. Semuanya kini terhubung lewat aplikasi pesan instan tersebut.

Namun, di balik kemudahan itu, ancaman penipuan digital dan pencurian data juga terus berkembang. Bahkan semakin marak.

Pelaku kejahatan siber kini semakin canggih. Mereka memanfaatkan kelengahan pengguna. Terutama orang tua, lansia, maupun pengguna yang belum terlalu memahami keamanan digital.

BACA JUGA:WhatsApp Hadirkan 5 Fitur Keamanan Baru untuk Lindungi Pengguna dari Penipuan Online

BACA JUGA:WhatsApp Siapkan Fitur Spoiler Messages untuk Lindungi Privasi Chat

Karena itu, orang tua disarankan mulai menerapkan beberapa langkah sederhana. Demi menjaga keamanan akun. Sekaligus melindungi anggota keluarga dari risiko penipuan. Berikut langkah-langkahnya.

1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (Two-Step Verification)

Fitur itu menjadi lapisan perlindungan tambahan. Tujuannya agar akun tidak mudah diambil alih pihak lain.


Keamanan akun WhatsApp penting untuk diperhatikan. Terutama di kalangan pengguna lansia dan anak-anak. ---Freepik

Ketika fitur aktif, pengguna harus memasukkan PIN enam digit saat mencoba masuk ke perangkat baru.

Dengan begitu, meskipun kode verifikasi SMS berhasil diketahui orang lain, akun tetap tidak bisa diakses tanpa PIN tersebut.

BACA JUGA:Meta Luncurkan Incognito Chat WhatsApp untuk Percakapan AI yang Lebih Privat

 

BACA JUGA:WhatsApp Uji Fitur Noise Cancellation, Panggilan Suara dan Video Bakal Lebih Jernih

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: