Jeda Piala Dunia

Jeda Piala Dunia

Aksi penyerang Selandia Baru, Elijah Just (kiri), ketika berebut bola dengan gelandang Iran, Saman Ghoddos (kanan). Selasa, 16 Juni 2026.--Instagram @nzallwhites

Tapi, malam itu, Minggu, betul-betul terjadi. Trump menulis di Truth Social, gayanya yang khas: Selat Hormuz dibuka bebas tol, blokade laut dicabut, lalu ditutup dengan semangat, ”let the oil flow!”

Harga minyak langsung jatuh. WTI ke kisaran 80 dolar AS, terendah sejak awal Maret. Bursa malah pesta. Dow Jones ditutup di angka 51.671, rekor tertinggi sepanjang sejarah, hari itu juga.

Kenapa kali ini Trump benar-benar serius, setelah berbulan-bulan cuma omong?

Saya kira tiga alasan saja sudah cukup menjelaskan.

Pertama, dagang. Harga minyak yang melonjak gila-gilaan sejak Hormuz dikuasai Iran itu menggerogoti ekonomi AS sendiri. 

Begitu damai diumumkan, pasar langsung bersorak. Trump suka sekali kalau pasar bersorak untuknya.

Kedua, pemilu. November ini AS punya pemilu sela. Perang berkepanjangan dengan bensin mahal di dalam negeri, itu racun buat partainya sendiri.

Ketiga, dan ini yang paling Trump: ia sendiri pernah bilang ke New York Times, kalau perundingan final gagal, AS bisa saja jadi ”penjaga Timur Tengah” dengan bayaran 20 persen dari pendapatan kawasan itu. 

Jadi, damai, buat Trump, bukan cuma soal kemanusiaan. Itu juga soal angka di atas kertas.

Begitulah Trump. Berdamai sambil tetap menghitung untung.

Namun, ada satu pihak yang justru paling bingung dengan kabar damai itu. Bukan Iran. Bukan Lebanon.

Israel.

Coba bayangkan posisinya. Israel ikut perang itu sejak hari pertama, 28 Februari, bersama AS. 

Targetnya jelas: menghabisi program nuklir Iran untuk selamanya. Tapi, begitu kesepakatan diumumkan Minggu malam itu, PM Israel Benjamin Netanyahu sendiri mengaku ke wartawan, ia belum tahu isi lengkap perjanjiannya.

Saya ulangi biar jelas. Sekutu yang katanya paling dipercaya AS di kawasan itu tidak pernah benar-benar diperlihatkan dokumen resminya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: