Cheng Yu Pilihan Trader Erickjuno Hugomarvell Jacob Brunoulu: Jin Rui Tui Su
ERICKJUNNO (kiri) bersama rekan dan Founder Harian Disway Dahlan Iskan. Lelaki yang berprofesi sebagai trader itu berprinsip jin rui tui su. Yang terburu-buru sukses, malah cepat gagal.--Dokumentasi Pribadi
HARIAN DISWAY - Dari cerita lomba kura-kura dan kelinci yang Anda juga sudah pernah baca sejak masih TK, Erickjuno Hugomarvell Jacob Brunoulu --yang seorang trader-- berprinsip, "Slow and steady wins the race." Pelan tapi konsisten akan membawa kepada keberhasilan.
Dalam keseharian, sebagaimana fabel tadi, kesuksesan agaknya lebih sering diraih oleh mereka yang sabar dan tidak mudah menyerah, ketimbang yang terburu-buru. Sebagaimana yang diwejangkan filsuf besar Konfusius, "欲速则不达" (yù sù zé bù dá): siapa yang ingin instan, malah tak akan kesampaian.
Mensius yang meneruskan Konfusius pun berpendapat sama. Katanya, "进锐退速" (jìn ruì tuì sù): yang terburu-buru sukses, malah cepat gagal. Makanya, pepatah Mandarin menyarankan kita untuk "循序渐进" (xún xù jiàn jìn): maju setapak demi setapak.
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan CEO of Household Sri Fitz: Fu Zai Zhi Zu
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Pelatih Bintang Timur Futsal Club Surabaya Reka Cahya Punthoadi: Xin Cheng Ze Ling
Sebab, tambah Erickjuno, bergerak perlahan justru merupakan cara tercepat untuk mencapai tujuan. "Being slow is the fastest way to get to where you want to be."
Prinsip demikian berlaku di hampir setiap bidang kehidupan. Dalam belajar, sedikit demi sedikit ilmu yang dipelajari setiap hari akan menjadi bekal yang kokoh. Dalam bekerja, kualitas dibangun melalui disiplin yang terus dipelihara.
Pun dalam berinvestasi. Erickjuno memilih untuk tidak tergoda mengejar keuntungan besar dalam waktu singkat dengan cara-cara spekulatif nan berisiko. Laiknya falsafah Jawa, ia lebih suka yang "alon-alon, waton kelakon". (*)
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Pengacara Imigrasi di Amerika Priscillia Sundah Suntoso: Bu Ru Hu Xue, Yan De Hu Zi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: