Indonesia Mau Bangun Bandara Antariksa di Biak, BRIN: Gandeng India untuk Peluncuran Satelit

Indonesia Mau Bangun Bandara Antariksa di Biak, BRIN: Gandeng India untuk Peluncuran Satelit

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan pemerintah Indonesia segera bangun bandara antariksa di Biak.-anisha aprilia-

JAKARTA, HARIAN DISWAY – Pemerintah Indonesia memastikan akan mempercepat pembangunan bandara antariksa (spaceport) di Biak, Papua, sebagai fasilitas peluncuran satelit nasional. 

Proyek strategis tersebut akan dikembangkan melalui kerja sama antara Indonesia dan India.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan, pembangunan bandara antariksa menjadi tindak lanjut dari kesepakatan yang dicapai Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi dalam pertemuan bilateral.

BACA JUGA:Gerry Utama, Ilmuwan Termuda Indonesia ke Antartika: Hasil Penelitian untuk Rusia

BACA JUGA:Perang Teknologi Antariksa AS-Tiongkok Mulai Sentuh Bisnis: Ketika Roket Meledak, Siapa yang Membayar?

"Kerja sama di bandara antariksa ini memang harus diperkuat, dan saya sudah mendapat pesan untuk segera ditindaklanjuti," kata Arif, Rabu, 8 Juli 2026.

Arif menjelaskan Biak dipilih sebagai salah satu lokasi utama pembangunan karena telah melalui berbagai kajian ilmiah dan naskah akademik.

Menurutnya rencana pembangunan spaceport sebenarnya bukan proyek baru. Persiapannya telah dimulai sejak era Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) pada dekade 1980-an dan terus dikembangkan hingga kini.

“Ketika Bapak Presiden mengawali tugas sebagai presiden, rencana itu dipercepat kembali," ungkapnya.

BACA JUGA:Prabowo dan Putin Bertemu di Moskow, Sepakati Kolaborasi Energi hingga Program Antariksa

BACA JUGA:6 Agustus 2025 Peringatan Hari Keantariksaan Nasional, Tonggak Majunya Teknologi Antariksa

Sepanjang 2026, pemerintah akan memfokuskan penyusunan master plan, perencanaan teknis, serta koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan kawasan pembangunan bandara antariksa.

"Tahun 2026 ini kita akan membangun master plan, kemudian perencanaan, termasuk bagaimana berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mempersiapkan semuanya. Jadi akan segera kita realisasikan mulai 2027," tuturnya.

Keberadaan bandara antariksa di Biak diharapkan menjadi tonggak baru pengembangan teknologi antariksa Indonesia sekaligus memperkuat kerja sama strategis Indonesia-India di bidang riset, teknologi, dan peluncuran satelit. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: