Spanyol Singkirkan Prancis, De La Fuente Singgung Proyek 4 Tahun
Sukses bungkam Prancis 2-0, Luis de la Fuente sebut skuad Spanyol yang sedang dalam kepercayaan diri tinggi kini berstatus tim terbaik dunia.--@Sefutbol-X
HARIAN DISWAY – Pelatih Spanyol Luis de la Fuente menyebut timnya sedang berada dalam kepercayaan diri yang sangat tinggi setelah memastikan tiket ke final Piala Dunia 2026.
La Roja melangkah ke partai puncak usai mengalahkan Prancis 2-0 pada semifinal di Dallas Stadium, Arlington, Rabu, 15 Juli 2026.
Spanyol mengakhiri harapan Les Bleus meraih gelar dunia ketiga berkat gol penalti Mikel Oyarzabal pada babak pertama, plus gol Pedro Porro setelah jeda. Kemenangan tersebut dinilai pantas diraih, mengingat dominasi La Roja sepanjang pertandingan.
De la Fuente mengatakan keberhasilan itu merupakan hasil dari proses panjang yang telah dibangun bersama tim selama hampir empat tahun. Menurutnya, para pemain mampu menjalankan filosofi permainan yang telah dirancang dengan konsisten.
BACA JUGA:Prancis vs Spanyol 0-2: La Roja ke Final Piala Dunia, Ulang Prestasi 2010
BACA JUGA:Rating Pemain Spanyol Usai Singkirkan Prancis 2-0: Pedro Porro Kejutannya!
"Kami merasa seperti tim yang tidak bisa dikalahkan," ujar Luis de la Fuente, dikutip dari ESPN.
"Prancis menghadapi tim terbaik di dunia. Itulah keunggulan yang kami miliki. Para pemain ini pantas mendapatkan semuanya karena setiap hari mereka menunjukkan komitmen, solidaritas, kemurahan hati, dan kualitas yang luar biasa," lanjut De la Fuente.
Proyek 4 Tahun

Tekuk Prancis 2-0 lewat gol Oyarzabal dan Pedro Porro, Spanyol sukses akhiri penantian 16 tahun untuk kembali tembus final Piala Dunia.-David Ramos-Getty Images
Pelatih 65 tahun itu menyebut bahwa sukses ini adalah puncak dari pembangunan tim yang sudah berlangsung selama empat tahun. Ia ditunjuk menanani timnas senior pada Desember 2022, setelah kegagalan di Piala Dunia 2022.
Saat itu, di Qatar, Spanyol tersingkir di babak 16 besar oleh Maroko. Sebuah hal yang memalukan buat juara dunia 2010 dan selalu masuk bursa juara.
De la Fuente pun memulai kampanyenya dengan menyingkirkan pemain-pemain senior yang sudah memenangkan segalanya. Sehingga sudah kehilangan motivasi. Sebagai mantan pelatih timnas U-19 dan U-21, ia ganti semua dengan pemain muda.
Semua terbayar lunas pada Euro 2024. Di event besar perdananya sebagai pelatih, pria berkepala pelontos itu sudah membawa Lamine Yamal dkk juara. Lanjut di UEFA Nations League, timnas Spanyol diantarnya ke final.
BACA JUGA:Prancis Disingkirkan Spanyol, Didier Deschamps Akui Kalah Kelas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber