Festival Garudeya Mahambara Pentaskan Harmoni Bakti Anak dan Rasa Keadilan

Festival Garudeya Mahambara Pentaskan Harmoni Bakti Anak dan Rasa Keadilan

Tokoh garuda di festival Garudeya Mahambara diangkat dalam pertunjukan seni karena membawakan nilai positif, yakni bakti kepada ibu dan perjuangan menegakkan keadilan. -Ilmi Bening - Harian Disway

BACA JUGA:Gemulai di Bawah Matahari, Festival Remo Yosakoi Bukti Harmoni Sister City Surabaya-Kochi

BACA JUGA:Koko Cici Jatim 2026: Festival Bakcang dan Upaya Bersama Selamatkan Qu Yuan dari Gigitan Ikan

“Dewi Winata di sini memiliki peran yang sangat menantang karena harus bisa mengekspresikan kesedihan. Sebagai lakon, kami harus membawakan emosional agar bisa diterima audiens,” ungkap pelajar 17 tahun itu. 

Sanggar Seni Prana Kesuma Aji Tulungagung menyajikan kisah Dewi Winata dan Dewi Kadru. “Bedanya dengan yang lain, kami menambahkan unsur Jaranan Sentherewe yang divisualisasikan sebagai kuda. Fungsinya sebagai klimaks drama tari itu,” pungkasnya.

Pertunjukan kebudayaan dalam Festival Garudeya Mahambara itu menuai respons positif dari masyarakat. Banyak yang termotivasi untuk menampilkan yang terbaik sehingga berhasil menjadi salah satu upaya pelestarian budaya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: