Kuwait Bantah Terlibat Serangan ke Iran, Protes Laporan The Wall Street Journal

Kuwait Bantah Terlibat Serangan ke Iran, Protes Laporan The Wall Street Journal

Duta Besar Kuwait untuk AS telah membantah laporan Wall Street Journal yang menyatakan bahwa negara tersebut telah mengirimkan pesawat tempur untuk menyerang Iran.--Mehr News

HARIAN DISWAY – Pemerintah Kuwait melalui Duta Besarnya untuk Amerika Serikat, Sheikha Al-Zain Al-Sabah, membantah laporan media yang menyebut Kuwait ikut serta dalam serangan militer terhadap Iran

Negara tersebut menegaskan tidak pernah mengirim jet tempur maupun mengizinkan wilayahnya digunakan untuk melancarkan operasi serangan terhadap Iran. 

Bantahan itu disampaikan menyusul laporan The Wall Street Journal yang diterbitkan pada Jumat, 24 Juli 2026. 

Dalam laporannya, media tersebut menyebut Kuwait dan Bahrain mengirim pesawat tempur untuk menyerang sejumlah target di Iran setelah Teheran meluncurkan serangan rudal dan drone terhadap aset militer Amerika Serikat di negara-negara Teluk. 

Iran menyatakan serangan tersebut merupakan balasan atas serangan militer AS ke sejumlah kota di wilayahnya. 

BACA JUGA:Perang Timur Tengah Meluas, Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Kota Jizan Membara

BACA JUGA:Houthi Klaim Serang Dua Kapal Tanker Saudi, Navigasi di Laut Merah Terancam

Menanggapi laporan tersebut, Sheikha Al-Zain Al-Sabah mengirim surat resmi kepada dewan redaksi The Wall Street Journal. 

Ia menyebut artikel berjudul Bahrain, Kuwait Warplanes Struck Iran in Rare Gulf Retaliation yang ditulis Summer Said dan Shelby Holliday itu "sepenuhnya tidak benar". 

Dalam suratnya, Al-Sabah menegaskan bahwa Kuwait tidak berpartisipasi dalam operasi militer apa pun terhadap Iran. 

Ia juga memastikan pemerintah Kuwait tidak pernah mengizinkan wilayah daratan, wilayah udara, maupun perairan teritorialnya digunakan untuk melancarkan serangan terhadap negara tetangga mana pun. 

Menurut Al-Sabah, posisi Kuwait selama krisis yang berkembang di kawasan tetap konsisten, jelas, dan telah disampaikan secara terbuka.

BACA JUGA:AS-Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Nuklir Sipil, Buka Peluang Investasi Miliaran Dolar

BACA JUGA:Menelisik Kesepakatan Nuklir Sipil Amerika Serikat-Arab Saudi, Syaratnya: Terima Israel…!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: