Hadi Cahyadi Paparkan 5 R Pemicu Konflik di Perusahaan Keluarga
Dr Hadi Cahyadi menjelaskan relasi keluarga dan perusahaan pada Disway Business Forum 2023. -FOTO: BOY SLAMET-HARIAN DISWAY-
SURABAYA, HARIAN DISWAY – Keberlanjutan bisnis keluarga kerap terancam bukan akibat persaingan pasar. Ada faktor eksternal yang memicu terjadinya permasalahan.
Pakar bisnis keluarga Hadi Cahyadi memiliki istilah dalam memahami fenomena tersebut. Dia menyebut 5 R, alias resah, risih, ribut, rebutan, dan rusak-rusakan.
“Fenomena ini jarang dipahami para pengelola bisnis, bahkan tak sedikit yang menganggapnya biasa,” ucapnya.
Ibarat sebuah penyakit, Hadi mengklasifikasikan pada tingkat keparahan. Resah stadium satu, risih stadium dua, dan seterusnya.
BACA JUGA:Dari Like, Subscribe, dan Share Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Ilustrasi-harian disway-
Ia mengungkapkan, banyak perusahaan yang terlambat menyikapinya. Mereka baru menyadari ketika posisinya masuk stadium lima alias ribut.
“Biasanya, antar keluarga saling gugat, sewa pengacara dan saling serang. Egosentris mengakibatkan kelangsungan bisnis terganggu,” ungkapnya.
Istilah 5 R muncul setelah dirinya menangani konflik pada berbagai perusahaan. Pemicunya hampir sama, faktor eksternal yang menyebabkan resah, lalu risih yang mengganggu komunikasi, dan berlanjut pada tahap berikutnya.
Hadi akan membahas lebih dalam pada Family Constitution Wokrshop bersama Harian Disway di Sheraton Surabaya Hotel & Tower, 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. Forum tersebut juga menghadirkan Dr. (H.C) Bambang Sutantio, pendiri sekaligus presiden komisaris Cimory Group dan Founder Harian Disway Dahlan Iskan.
BACA JUGA:Thomas Djiwandono Jadi Sorotan Usai Perry Warjiyo Mundur, Ini Rekam Jejaknya di Sektor Ekonomi
BACA JUGA:BRI Jazz Gunung Bromo 2026 Satukan Jazz, Budaya Tengger, dan Penggerak Ekonomi Lokal
Selama dua hari, sejumlah 60 peserta akan mengikuti sesi bersama Dr. (H.C) Bambang Sutantio dan Dahlan Iskan, serta workshop yang dipandu Hadi Cahyadi.
“Kami ingin memaparkan berbagai fenomena yang memicu konflik perusahaan dan bagaimana menyikapinya,” ucap Hadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: