Serangan Udara Israel Tewaskan 11 Orang di Lebanon Selatan

Serangan Udara Israel Tewaskan 11 Orang di Lebanon Selatan

Israel melancarkan serangan terhadap kota Kfar Roummane di Lebanon Selatan pada 15 Agustus 2026.--X

HARIAN DISWAY – Sedikitnya 11 orang tewas dalam serangkaian serangan udara Israel di Lebanon selatan pada Sabtu, 15 Agustus 2026. 

Serangan tersebut menjadi salah satu yang paling mematikan sejak kerangka perdamaian yang dimediasi Amerika Serikat (AS) antara Lebanon dan Israel disepakati. 

Kementerian Kesehatan Lebanon menyebut sedikitnya 11 orang tewas dalam serangan tersebut. Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan tujuh orang tewas ketika pesawat tempur Israel menghantam sebuah rumah di Desa Ansar. 

Korban terdiri dari tiga anak-anak dan dua perempuan. Sebanyak empat orang lainnya tewas dalam serangan di Desa Deir El Zahrani. 

Total 19 orang dilaporkan terluka dalam serangkaian serangan tersebut. 

BACA JUGA:Geledah Rumah yang Dipasangi Bom, Dua Tentara Israel Tewas di Lebanon Selatan

BACA JUGA:Hasil Perundingan Swiss: AS dan Iran Bentuk Saluran Diplomatik Khusus untuk Lebanon dan Hormuz

NNA juga melaporkan serangan udara Israel di sejumlah lokasi lain di Lebanon selatan, termasuk kawasan strategis di sebelah utara Sungai Litani yang dikenal sebagai Dataran Tinggi Ali al-Taher. 

Salah satu serangan yang menargetkan sebuah lembah di dekat Ansar disebut sebagai serangan terdalam ke wilayah Lebanon dalam dua bulan terakhir. 

Militer Israel mengatakan serangan tersebut menargetkan infrastruktur Hizbullah di wilayah yang disebut sebagai zona keamanan. 

Serangan dilakukan sebagai respons terhadap tindakan Hizbullah terhadap tentara Israel yang berada di wilayah tersebut.

BACA JUGA:Netanyahu Tolak Rencana Trump untuk Gaza, Israel Tak Akan Tarik Pasukan

BACA JUGA:Menelisik Kesepakatan Nuklir Sipil Amerika Serikat-Arab Saudi, Syaratnya: Terima Israel…!

Militer Israel mengatakan serangan di Ansar menewaskan Ali Samir Al-Haj Hassan, komandan unit elite Radwan milik Hizbullah, serta sejumlah anggota lainnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: