Jared Kushner Bertemu Pemimpin Hamas di Mesir, Bahas Rencana Perdamaian di Gaza
Penasihat Gedung Putih Jared Kushner (kiri) dan pemimpin Hamas Khalil al Haya. Keduanya dilaporkan turut serta dalam pembicaraan di kota El-Alamein, Mesir, yang terletak di pesisir Laut Mediterania, pada hari Minggu, 16 Agustus 2026.--Wikimedia Commons
HARIAN DISWAY – Utusan Presiden Amerika Serikat (AS) untuk Timur Tengah, Jared Kushner bertemu dengan pemimpin politik Hamas, Khalil al-Hayya di El-Alamein, Mesir pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Pertemuan dilangsungkan untuk mendorong pelaksanaan rencana perdamaian Gaza berupa Board of Peace (BoP) oleh Washington yang sempat ditolak Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Berlangsung sekitar 90 menit hingga dua jam, pertemuan itu menjadi salah satu kontak langsung paling penting antara pemerintahan Trump dan Hamas sejak kesepakatan gencatan senjata Gaza tercapai tahun lalu.
Kushner mendesak Hamas mengambil langkah konkret terkait perlucutan senjata dan pengalihan kewenangan pemerintahan Gaza kepada pemerintahan teknokrat Palestina.
“Tidak boleh ada ambiguitas: Hamas harus menyerahkan kewenangan pemerintahan serta seluruh senjata dan infrastruktur militernya. Dan Gaza tidak boleh lagi menjadi sumber teror bagi Israel,” kata sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut.
BACA JUGA:Netanyahu Tolak Rencana Trump untuk Gaza, Israel Tak Akan Tarik Pasukan
BACA JUGA:AS Umumkan Bahwa Israel dan Hizbullah Sepakat Hentikan Pertempuran Sementara
Sumber lain mengatakan Kushner meminta Hamas menunjukkan tindakan nyata, bukan sekadar menyatakan komitmen.
Hamas disebut kembali menegaskan kesediaannya untuk melakukan demiliterisasi Gaza dan menyerahkan pemerintahan kepada National Committee for the Administration of Gaza, dengan syarat kelompok tersebut tidak lagi terlibat dalam pemerintahan di masa depan.
Dalam pertemuan tersebut, al-Hayya didampingi Kepala Intelijen Mesir Hassan Rashad, diplomat Qatar Ali Al Thawadi, dan seorang pejabat senior Turki.
Kushner turut didampingi utusan BoP Nickolay Mladenov, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, serta penasihat senior dewan tersebut, Aryeh Lightstone dan Liran Tancman.
BACA JUGA:Trump Kirim Jared Kushner untuk Temui Netanyahu, Bahas Implementasi Rencana Gaza
BACA JUGA:Perdamaian Gaza-Timur Tengah Terganjal di Yerusalem: Netanyahu Tolak Trump
Hamas kemudian menyatakan telah menerima peta jalan untuk fase kedua rencana Trump.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: