Stop Killing Games Jauhkan Diri dari Manifesto Peretas GTA 6

Stop Killing Games Jauhkan Diri dari Manifesto Peretas GTA 6

Tangkapan layar GTA 6 Ultimate Edition.--sea.ign.com

HARIAN DISWAY - Gerakan Stop Killing Games menjauhkan diri dari manifesto kelompok peretas. Kelompok mengklaim bertanggung jawab atas kebocoran GTA 6 . Gerakan tersebut menegaskan bahwa tindakan itu tidak dapat dibenarkan.

Kebocoran tersebut mencakup dua video yang diduga memperlihatkan gameplay GTA 6. Serta gambar yang disebut sebagai peta lengkap permainan.

Materi itu memuat watermark yang mempromosikan mata uang kripto. Juga situs yang dilaporkan berkaitan dengan kelompok bernama CyberLeek.

Situs tersebut berisi tiga tuntutan terhadap Rockstar Games dan penerbit gim lain. Tuntutan itu muncul di tengah kritik terhadap masa depan gim digital.

BACA JUGA:Tak Hanya Berkat GTA 6, 2026 Diprediksi Jadi Tahun Terbaik untuk Gamer

BACA JUGA:GTA 6 Siapkan Extended Look di Netflix dan YouTube pada 27 Agustus 2026


Bocoran durasi GTA 6 An Extended Look yang ramai di X. --Beebom

Termasuk keputusan Rockstar terkini. Studio itu tidak menjual GTA 6 dalam bentuk cakram fisik secara konvensional.

Rockstar juga mendapat kritik. Karena mengunci sejumlah konten dalam edisi Ultimate GTA 6 yang dibanderol USD100.

Selain itu, prapemesanan GTA 6 telah dibuka sebelum gameplay gim tersebut diperlihatkan secara resmi pada publik.

Manifesto CyberLeek turut mengkritik The Crew, gim balap 2014. Gim itu menjadi salah satu pemicu gerakan konsumen Stop Killing Games.

BACA JUGA:Warhammer 40K: Dawn of War IV Mundur, Hadapi GTA 6 pada November

BACA JUGA:Komunitas GTA Galang Dana, Dukung Perawatan dan Pemulihan Jerry Fort Agar Bisa Main GTA 6

Kelompok tersebut juga mengancam penerbit gim lain dengan kemungkinan kebocoran serupa. Stop Killing Games diluncurkan YouTuber Ross Scott pada April 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: sea.ign.com