Liverpool Tawar Yankuba Minteh Rp1,21 Triliun, Brighton Langsung Menolak!
Potret winger Brighton asal Gambia, Yankuba Minteh, Ia dikabarkan diincar oleh Liverpool.--Instagram @minteh01
Ia memiliki kemampuan untuk mencapai area berbahaya, tetapi tidak selalu mampu mengonversi peluang menjadi gol.
Pada musim lalu, Minteh mencatatkan tiga gol dan empat assist dari 35 penampilan bersama Brighton di seluruh kompetisi. Catatan tersebut menunjukkan bahwa kontribusinya dalam hal mencetak gol masih dapat ditingkatkan.
Masalah lain yang lebih mendesak adalah kondisi fisiknya. Minteh saat ini harus menepi sekitar delapan pekan akibat cedera betis yang membutuhkan tindakan operasi.
BACA JUGA:Inter Milan Siapkan Negosiasi Baru untuk Curtis Jones, Liverpool Mulai Terdesak
BACA JUGA:Liverpool vs Como 2-0, The Reds Tutup Pramusim dengan Kemenangan
Kondisi tersebut tentu menjadi pertimbangan bagi Liverpool jika mereka benar-benar ingin mengeluarkan dana besar untuk mendatangkannya.
Meski begitu, apabila kesepakatan antara Liverpool dan Brighton tercapai, Minteh dikabarkan tertarik untuk pindah ke Anfield. Brighton sendiri memiliki rekam jejak menjual pemain dengan harga tinggi setelah mendatangkan mereka dengan biaya relatif rendah.
Minteh bergabung dengan Brighton dari Newcastle United pada 2024 dengan biaya 30 juta poundsterling (sekitar Rp725 miliar).
Karena itu, Brighton memiliki posisi yang kuat dalam negosiasi. Mereka tentu tidak berada dalam tekanan untuk menerima tawaran pertama Liverpool.
BACA JUGA:Bradley Barcola Tak Dimainkan PSG Saat Kalahkan Aston Villa, Sinyal ke Liverpool Menguat
BACA JUGA:Curtis Jones Tolak Kontrak Baru di Liverpool Demi Gabung Inter Milan!

Aksi winger muda PSG, Ibrahim Mbaye, ketika menggiring bola dalam laga kontra RC Lens.--Instagram @ib.mbaye17
Liverpool juga masih memiliki alternatif lain. Ibrahim Mbaye disebut masuk dalam daftar kandidat, sedangkan Bradley Barcola tetap menjadi salah satu target utama The Reds untuk memperkuat sektor sayap.
Dengan waktu bursa transfer yang semakin terbatas, Liverpool harus menentukan apakah Minteh layak menjadi investasi jangka panjang meski sedang cedera.
Kecepatan, agresivitas, dan potensinya menjadi daya tarik utama, tetapi kondisi fisik serta produktivitasnya membuat transfer tersebut tetap memiliki risiko cukup besar. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber