Prabowo Terbang ke Kalimantan, Pimpin Langsung Penanganan Kebakaran Hutan

Prabowo Terbang ke Kalimantan, Pimpin Langsung Penanganan Kebakaran Hutan

Presiden Prabowo Subianto terbang ke Kalimantan untuk memantau langsung penanganan karhutla.-Setkab-

JAKARTA, HARIAN DISWAY — Presiden Prabowo Subianto akhirnya merespons darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Prabowo langsung bertolak menuju Kalimantan untuk memimpin dan memantau penanganan karhutla di wilayah tersebut secara langsung pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026, 

Langkah tersebut diambil setelah sehari sebelumnya Prabowo menginstruksikan para pejabat tinggi militer dan kepolisian untuk turun tangan bersama pemda serta masyarakat di empat provinsi terdampak.

BACA JUGA:Karhutla di Kalimantan, Pemerintah Kerahkan 12.880 Personel hingga Bangun Sumur Bor

BACA JUGA:Kebakaran Hutan Menghanguskan Puluhan Hektare Lahan di Belitung Timur dan Jawa Timur

Berdasarkan instruksi langsung dari Prabowo, pembagian komando penanganan karhutla dibagi secara terpadu ke dalam 4 wilayah strategis:

  • Kalimantan Barat: Dipimpin langsung oleh Panglima TNI dan Kapolri.
  • Kalimantan Tengah: Dikomandoi oleh KSAD dan Wakapolri.
  • Kalimantan Selatan: Dikoordinasikan oleh KSAL dan Astamaops Polri.
  • Kalimantan Timur: Dipimpin oleh Wakil Panglima TNI bersama Komandan Korps Brimob Polri.

Dalam arahannya, Presiden menekankan agar seluruh tim gabungan bergerak cepat, terpadu, dan serentak di lapangan. 

Tujuannya agar titik-titik api dapat segera dipadamkan dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal tanpa terganggu ancaman kabut asap.

BACA JUGA:Kebakaran Hutan di Kalimantan Diprediksi hingga Oktober, Asap Masuk Sarawak, Bandara Supadio Lumpuh

BACA JUGA:Kebakaran Hutan di Kalimantan Lenyapkan 95 Ribu Hektare Lahan dalam Sebulan, Lebih Parah dari 2019 dan 2023

Selain penanganan darurat di lapangan, Prabowo  juga meminta aparat penegak hukum untuk menindak secara tegas segala bentuk pelanggaran hukum yang memicu atau memperparah terjadinya kebakaran hutan dan lahan sesuai ketentuan yang berlaku. 

Informasi resmi dan perkembangan penanganan darurat ini disampaikan melalui akun Instagram Resmi Sekretariat Kabinet.

Sementara itu, asap pekat masih mengepung langit Pulau Borneo. Ribuan prajurit lapangan dan relawan bahu-membahu. Seluruh personel gabungan itu bekerja keras untuk menjinakkan kebakaran hutan dan lahan di tiga provinsi kunci.

Ya, sebanyak 12.880 personel gabungan dikerahkan di tiga provinsi prioritas. Yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: