Bank Jakarta dan ITB Perkuat Ekosistem Pendidikan dan Riset
Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana bersama Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan dan Pengembangan ITB Prof. Ir. Agus Jatnika Effendi, Ph.D. menandatangani MoU di Bandung -Bank Jakarta-
BANDUNG, HARIAN DISWAY – Bank Jakarta dan Institut Teknologi Bandung (ITB) memperkuat sinergi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang pemanfaatan layanan jasa dan produk perbankan.
MoU ditandatangani Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana dan Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan dan Pengembangan ITB Prof. Ir. Agus Jatnika Effendi, Ph.D., di Bandung, Jumat (21/8/2026). Penandatanganan turut dihadiri Direktur Bisnis & Syariah Bank Jakarta Dipo Nugroho.
Kerja sama ini diarahkan untuk membangun ekosistem pendidikan, penelitian, dan pengembangan SDM yang adaptif, kompeten, inovatif, serta mampu bersaing secara global.
Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana mengatakan, kolaborasi dengan ITB tidak sebatas pemanfaatan produk dan layanan perbankan. Menurutnyi, kerja sama tersebut merupakan langkah awal membangun ekosistem yang lebih luas.
BACA JUGA:Bank Jakarta Bangun Biodigester, 500 Kg Sampah Organik Diolah per Hari

Ruang lingkup kerja sama mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat,-Bank Jakarta-
“Bagi Bank Jakarta, penjajakan sinergi kerja sama ini bukan hanya tentang pemanfaatan produk dan layanan perbankan, ini adalah tentang membangun sebuah ekosistem,” ujar Martha.
Dia menyebut ITB sebagai knowledge partner bagi Bank Jakarta. Kekuatan ITB di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dinilai membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan SDM hingga berbagai program yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Ruang lingkup kerja sama mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan SDM, hingga penyelenggaraan program Kampus Berdampak.
Martha menekankan keberhasilan kerja sama tidak ditentukan oleh dokumen MoU semata. Implementasi dan dampak nyata menjadi ukuran utama keberhasilan kolaborasi.
BACA JUGA:Bank Jakarta-Persija Naik Kelas, Dari Sponsorship Jadi Strategic Partnership
BACA JUGA:Bank Jakarta Siapkan 17 Talenta Digital, Gandeng Binus University Lewat ODP IT 2026
“Kolaborasi yang baik bukan diukur dari seberapa bagus dokumen yang kita tandatangani, tetapi dari impact yang kita hasilkan setelahnya,” katanyi.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan kerja sama dengan ITB menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya kedua institusi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: