Lando Norris Asapi Duo Mercedes Usai Drama Red Flag GP Belanda

Lando Norris Asapi Duo Mercedes Usai Drama Red Flag GP Belanda

Dari Kiri; Kimi Antonelli, Lando Norris, kru garasi dari Lando Norris dan George Russell. Top-3 Grand Prix Belanda 2026--Twitter GDeportes @GEBDeportes

HARIAN DISWAY- Lando Norris menyajikan masterclass kemudi kelas wahid untuk mengamankan kemenangan dramatis di F1 GP Belanda 2026, Minggu (23/8). Mampu bertahan di tengah guncangan red flag akibat kecelakaan fatal pembalap tuan rumah Max Verstappen, bintang McLaren tersebut bangkit dari kekacauan pit stop dan tekanan cuaca tak menentu.

Lewat manuver ganda nan dingin atas Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton di sisa 20 putaran terakhir, Norris sukses mengklaim Podium Utama di Sirkuit Zandvoort secara spektakuler.

Grand Prix Zandvoort dimulai dalam kondisi lintasan yang cukup lembap pascahujan ringan di pagi hari. Menjelang start, awan mendung masih menggelayut di atas sirkuit.

​Mayoritas pembalap memilih kompon ban Pirelli Medium slick, sementara sisanya menggunakan ban Soft untuk memulai balapan sepanjang 72 putaran ini.

​Saat lampu merah padam, Lando Norris yang mengawali balapan dari pole position langsung mempertahankan pimpinan balapan di tikungan pertama, disusul George Russell dan Kimi Antonelli.

BACA JUGA:Hasil Kualifikasi F1 Belanda: McLaren Berkuasa, Tim Cadillac Tercecer di Belakang

BACA JUGA:Hasil F1 GP Belanda 2026: Russell Finis Pertama di Zandvoort, Duo Mercedes Dominasi Sprint

​Drama besar langsung mewarnai awal F1 GP Belanda 2026. Pembalap tuan rumah, Max Verstappen, harus mengakhiri balapan lebih awal pada lap kedua setelah kehilangan kendali di tikungan terakhir dan menghantam pembatas sirkuit.

​Sebelum insiden terjadi, Verstappen mengambil jalur dalam, tetapi salah satu rodanya melintasi white line. Hal itu membuat bagian belakang mobil kehilangan cengkeraman (grip) hingga ia tak mampu mengendalikan arah kendaraan.

Race Control langsung mengibarkan red flag. Balapan dihentikan sementara guna memberi ruang bagi petugas untuk membersihkan serpihan mobil Verstappen serta memastikan lintasan aman kembali.

​Sesi dilanjutkan pada pukul 15.33 waktu setempat melalui prosedur standing start berdasarkan posisi akhir Lap 1: Norris, Antonelli, Russell, Leclerc, Piastri, Hamilton, Lawson, Lindblad, Gasly, dan Colapinto.

​Di bawah aturan red flag, seluruh pembalap diperbolehkan mengganti ban. Secara teknis, mereka tidak wajib melakukan pit stop lagi jika sudah menggunakan dua jenis kompon berbeda, meski harus bertahan sangat lama dengan set ban tersebut.

​Namun, Arvid Lindblad dan Franco Colapinto terancam sanksi karena diduga menyalip pembalap lain di bawah bendera kuning (yellow flag) saat insiden Verstappen berlangsung.


Lando Norris, usai finis pertama pada Grand Prix Belanda 2026--Twitter KorbinianF1 @KorbinianF34574

Persaingan Sengit Norris dan Antonelli

​Norris kembali melakukan start apik pada peluncuran kedua dan mencoba menutup ruang Antonelli ke arah dinding. Namun, Antonelli yang mengamankan jalur dalam di Tikungan 1 berhasil merebut posisi terdepan dari tangan Norris.

Oscar Piastri melesat ke posisi ketiga di depan Russell, diikuti Charles Leclerc dan Lewis Hamilton. Sementara itu, Liam Lawson membawahi posisi ketujuh bersama Red Bull.

​Melalui komunikasi radio, tim McLaren memperingatkan kedua pembalapnya mengenai potensi hujan dalam beberapa menit ke depan. Saat itu, Norris terus menempel ketat Antonelli di barisan terdepan, sementara keduanya mulai meninggalkan Piastri di P3.

​Di saat bersamaan, Lindblad dan Colapinto harus menjalani penalti drive-through akibat pelanggaran yellow flag hingga terlempar ke barisan belakang. Race Control juga mencatat bahwasanya Gabriel Bortoleto dan Oliver Bearman akan diinvestigasi sehabis balapan karena keluar dari pit lane saat lampu merah masih menyala.

BACA JUGA:Isack Hadjar Turuti Nasihat Horor Marc Marquez

BACA JUGA:Inovasi Sayap Belakang McLaren di F1 GP Belanda 2026, Siap Lawan Dominasi Red Bull?

​Antonelli sempat unggul 1,8 detik atas Norris, yang juga berjarak lima detik di depan Piastri. Lewat radio, Norris mengeluhkan kecepatannya yang merosot akibat penurunan performa ban lunak.

Melihat Russell di P4 mulai terancam oleh Leclerc dan Hamilton, Mercedes mengarahkan pembalap Inggris itu untuk masuk pit, menjadi pembalap barisan depan pertama yang berganti ban, dan keluar di belakang Pierre Gasly.

​Russell membutuhkan beberapa tikungan untuk melewati Gasly. Piastri menyusul masuk pit pada lap berikutnya, tetapi lambatnya durasi pit stop membuat ia keluar tepat di belakang Russell.

​Antonelli akhirnya masuk pit dari posisi terdepan pada Lap 22, disusul Norris. McLaren kembali mencatatkan pit stop yang lambat untuk Norris. Leclerc dan Lawson turut melakukan pergantian ban pada periode ini.

​Situasi tersebut membawa Hamilton memimpin balapan. Merasa nyaman dengan kondisi bannya, ia unggul delapan detik dari Antonelli yang terus dibayangi Norris, Russell, Piastri, dan Leclerc.

​Hamilton baru masuk pit pada Lap 26 dan keluar tepat di belakang Leclerc dengan usia ban yang jauh lebih segar ketimbang para pesaingnya.

Leclerc sukses menyalip Piastri dari sisi luar Tikungan 3 pada Lap 34. Hamilton mencoba memanfaatkan celah, tetapi jalur balapnya sempat ditutup Piastri. Pada lap berikutnya, Hamilton melancarkan manuver agresif di Tikungan 1 dan berhasil melintasi Piastri. Hamilton sempat menilai aksi bertahan Piastri cukup berbahaya.

Strategi Pit Stop dan Momen VSC

​Antonelli terus memimpin balapan di depan Norris. Namun, persaingan keduanya sangat ketat dengan selisih waktu hanya berkisar 0,1 hingga 1,5 detik. Mereka berhasil meninggalkan Russell di posisi ketiga dengan jarak sembilan detik.

​Antonelli dan Russell sama-sama masuk pit pada Lap 41, menyerahkan pimpinan balapan kepada Norris, disusul Leclerc dan Hamilton di P2 dan P3.

​Di tengah balapan, Hamilton menyampaikan pesan radio kepada tim Ferrari: "Saya lebih cepat dari Charles, ban saya lebih baik."

Leclerc kemudian diinstruksikan masuk pit pada Lap 44, membuat Hamilton naik ke posisi kedua, sementara ia sendiri bertahan di lintasan dengan ban yang sudah menempuh 22 lap. Hamilton memimpin 2,2 detik atas Antonelli (P2) dan Norris (P3).

​Dengan 20 lap tersisa, Norris terus menempel Antonelli yang mulai kehilangan cengkeraman ban keras. Saat mendekati Hamilton yang tertahan, Norris memanfaatkan celah di sisi luar Antonelli dan sukses menyalip kedua pembalap sekaligus dalam kurun dua tikungan. Antonelli juga berhasil melewati Ferrari milik Hamilton.

​Mobil Haas yang dikendarai Esteban Ocon mendadak mogok di tepi lintasan dan memicu Virtual Safety Car (VSC). Hamilton memanfaatkan momen ini untuk masuk pit, meski sempat mempertanyakan strategi tim via radio. Leclerc, Piastri, dan Antonelli ikut menyusul masuk pit. Russell menjadi satu-satunya pembalap di enam besar yang tidak melakukan pit stop saat VSC.

Penutup Balapan

​Dengan 15 lap tersisa, Norris memimpin nyaman dengan keunggulan tujuh detik atas Russell di P2, disusul Antonelli, Hamilton, Leclerc, dan Piastri. Lawson dan Nico Hulkenberg mengamankan P7 dan P8, sementara Fernando Alonso serta Pierre Gasly melengkapi sepuluh besar.

​Russell kemudian memberi jalan kepada Antonelli yang menggunakan ban lunak baru demi mengejar Norris. Namun, jarak Antonelli sudah terlanjur jauh, yakni 11 detik.

​Di barisan tengah, Lawson dijatuhi penalti 10 detik akibat pelanggaran bendera kuning.

​Setelah menuntaskan 72 putaran, Lando Norris mengunci kemenangan dengan keunggulan 11,5 detik atas Antonelli, sedangkan Russell mengamankan podium ketiga.

​"Hasil yang luar biasa. Ini balapan yang sulit. Hari ini saya membuatnya cukup menantang untuk diri sendiri, tetapi kami berjuang keras. Kecepatan mobil sangat kuat dan saya bisa mengelola segalanya dengan baik. Sangat senang bisa menang di sini," ujar Norris seusai balapan.

Hamilton finis di urutan keempat, disusul Leclerc, Piastri, Lawson, Hulkenberg, Alonso, dan Gasly yang melengkapi zona poin.

Hasil 10 Besar GP Belanda 2026:

  1. ​Lando Norris (McLaren-Mercedes) – 72 lap
  2. ​Kimi Antonelli (Mercedes) +11.536 detik
  3. ​George Russell (Mercedes) +15.906 detik
  4. ​Lewis Hamilton (Ferrari) +16.755 detik
  5. ​Charles Leclerc (Ferrari) +17.258 detik
  6. ​Oscar Piastri (McLaren-Mercedes) +32.332 detik
  7. ​Liam Lawson (Red Bull-Ford) +79.915 detik
  8. ​Nico Hulkenberg (Audi) +1 lap
  9. ​Fernando Alonso (Aston Martin-Honda) +1 lap
  10. ​Pierre Gasly (Alpine-Mercedes) +1 lap(*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: