Mengenal Paddy Pimblett, Si 'The Baddy' UFC yang Nyentrik Asal Liverpool

Mengenal Paddy Pimblett, Si 'The Baddy' UFC yang Nyentrik Asal Liverpool

Paddy Pimblett bereaksi setelah kemenangannya atas King Green dalam pertarungan kelas ringan di ajang UFC 304 di Co-op Live, 27 Juli 2024 di Manchester, Inggris.-UFC-ufc.com

UFC sebelumnya juga menyoroti bagaimana wawancara Paddy yang mudah dikutip serta penampilannya di dalam Octagon ikut mendorong popularitasnya. Bahkan, perhatian terhadap dirinya ikut berdampak pada meningkatnya sorotan terhadap gym tempatnya berlatih, Next Generation MMA di Liverpool.

Identitas Liverpool Sangat Melekat

Jika berbicara mengenai Paddy Pimblett, sulit memisahkan dirinya dari Liverpool. Ia bukan sekadar petarung yang berasal dari kota tersebut, tetapi juga menunjukkan kebanggaan yang besar terhadap identitasnya sebagai seorang Liverpudlian.

UFC secara khusus pernah membuat profil mengenai hubungan Paddy dengan Liverpool FC. Ketika tidak sedang latihan atau bertanding, Pimblett disebut sering mengikuti perkembangan klub sepak bola kesayangannya tersebut.

BACA JUGA:Liverpool Selamat di Menit Akhir, Iraola Puji Energi dari Bangku Cadangan

Kecintaan terhadap Liverpool FC menjadi bagian lain dari identitas Paddy di luar olahraga MMA. Lagu “You’ll Never Walk Alone”, yang sangat identik dengan Liverpool, juga memiliki makna tersendiri bagi perjalanan kariernya. Paddy tetap berlatih bersama tim yang sama sejak awal perjalanan MMA-nya, termasuk di Next Generation MMA Liverpool.

Kesetiaan terhadap lingkungan tersebut menjadi salah satu sisi menarik dari Paddy. Di tengah dunia olahraga profesional yang sering membuat atlet berpindah tempat demi karier, ia justru tetap mempertahankan hubungan erat dengan tim dan kota asalnya.

Gaya Bertarung yang Menghibur

Keunikan Paddy Pimblett tentu tidak hanya berada di luar Octagon. Gaya bertarungnya juga menjadi salah satu alasan mengapa dirinya memiliki basis penggemar yang besar.

BACA JUGA: Perbandingan Statistik Islam Makhachev vs Ian Machado Garry Jelang UFC 330

Paddy dikenal sebagai petarung dengan kemampuan grappling dan Brazilian Jiu-Jitsu yang kuat. Data ESPN mencatat bahwa gaya bertarungnya dikategorikan sebagai Jiu-Jitsu, sementara statistik kariernya menunjukkan kemenangan melalui submission menjadi salah satu senjata penting dalam kariernya.

Meski demikian, Paddy juga mampu menghasilkan kemenangan melalui serangan. Salah satu contohnya adalah ketika ia menghentikan Michael Chandler melalui TKO pada ronde ketiga di UFC 314 pada April 2025. Sebelumnya, ia juga meraih kemenangan submission atas King Green pada ronde pertama di UFC 304.

Kombinasi kemampuan grappling, keberanian bertukar serangan dan gaya bertarung yang agresif membuat pertandingan Paddy sering memiliki nilai hiburan tinggi.

UFC sendiri pernah menyoroti bahwa sejak debutnya, Pimblett berhasil menghadirkan sejumlah momen berkesan. Dalam enam pertandingan UFC pertamanya, ia mencatat enam kemenangan dan empat kemenangan finis, sekaligus memperoleh beberapa bonus penampilan.

BACA JUGA:Statistik Gila Islam Makhachev, Monster Grappling yang Kuasai 2 Kelas UFC

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: espn