Konjen Tiongkok Cup 2026: Ufar Goat Team Lolos ke Final Usai Tekuk Navy Hamod
Semifinal The Consul General Of China In Surabaya antara Ufar Goat Team dan Navy Hamod-Adrian Arif Maulana-Harian Disway
HARIAN DISWAY - Pertandingan sengit tersaji dalam semifinal The Consul General of China in Surabaya Cup 2026 (Konjen Tiongkok Cup Mobile Legends 2026) yang mempertemukan Ufar Goat Team dan Navy Hamod di Ciputra World Surabaya, Minggu, 30 Agustus 2026.
Ufar Goat Team berhasil mengamankan kemenangan setelah melewati dua game yang dramatis. Mereka pun berhasil menyegel tiket ke final untuk menantang Ateng Family.
Pada game pertama, Navy Hamod langsung menunjukkan permainan agresif sejak menit awal. Pertempuran pertama terjadi di area Turtle untuk memperebutkan objektif tersebut. Navy Hamod berhasil memenangkan perebutan Turtle pertama sekaligus mendapatkan satu poin kill.
Memasuki fase awal pertandingan, Navy Hamod bermain cukup hati-hati dan konsisten dalam mengamankan objektif. Mereka kembali berhasil mendapatkan Turtle kedua. Permainan disiplin membuat Navy Hamod mampu menjaga keunggulan dan terus memberikan tekanan kepada Ufar Goat Team.
Pertarungan kembali memanas pada menit ke-6:45 ketika kedua tim terlibat peperangan di area mid lane. Navy Hamod tampil sangat efektif dalam team fight dan berhasil menumbangkan tiga pemain Ufar Goat Team sekaligus. Keunggulan tersebut membuat Navy Hamod semakin percaya diri untuk mengontrol jalannya pertandingan.
BACA JUGA:Filisofi Main Santai Team Sirius di Konjen Tiongkok Cup Mobile Legends 2026
Navy Hamod kemudian kembali menunjukkan konsistensinya dalam perebutan objektif dengan mengamankan Turtle ketiga. Tekanan berlanjut ketika kedua tim kembali terlibat dalam peperangan di area top lane. Navy Hamod berusaha terus menekan pertahanan Ufar Goat Team dan berhasil mendapatkan tambahan dua poin kill.
Memasuki menit ke-12:11, peperangan kembali pecah di area mid lane. Navy Hamod berhasil memperoleh dua poin kill yang membuat mereka semakin leluasa untuk mengamankan Lord. Momentum tersebut membuat Navy Hamod terlihat berada dalam posisi yang lebih menguntungkan.

Ufar Goat Team melakukan serangan balik kepada Navy Hamod-Tangkap layar-YT Harian Disway
Namun, situasi pertandingan berubah drastis pada menit ke-15:30. Ufar Goat Team mulai menemukan celah untuk membalikkan keadaan. Salah satu pemain penting Navy Hamod yang bertugas sebagai jungler dan seharusnya memegang Retribution untuk mengamankan Lord justru harus tumbang lebih dahulu.
Kondisi tersebut membuat formasi Navy Hamod terpecah. Ufar Goat Team memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengambil alih momentum. Setelah sebelumnya terus berada di bawah tekanan, Ufar Goat Team justru mampu membalikkan keadaan dan mendapatkan kesempatan untuk mengamankan Lord.
Kekuatan Claude milik Ufar Goat Team di fase late game juga menjadi salah satu faktor penting dalam perubahan jalannya pertandingan. Dengan damage yang semakin besar, Claude mampu memberikan tekanan besar dalam team fight sekaligus membantu Ufar Goat Team menghancurkan pertahanan lawan.
Ufar Goat Team akhirnya berhasil memenangkan pertandingan pertama setelah melakukan comeback dramatis dari situasi yang sebelumnya sangat menguntungkan Navy Hamod.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: disway