Luka Modric Ingin Kembali ke Real Madrid Suatu Hari Nanti

Luka Modric Ingin Kembali ke Real Madrid Suatu Hari Nanti

Luka Modric ungkap kerinduannya yang mendalam kepada Real Madrid dalam sesi wawancara bersama Marca-@MadridUniversal-X

Ia menegaskan bahwa rencana kepulangannya harus berlandaskan kontribusi nyata yang fungsional bagi kemajuan Real Madrid. Ia enggan memegang jabatan struktural jika tidak bisa memberikan performa kerja terbaik.

Modric menyatakan ingin terlibat aktif dalam membangun masa depan tim lewat kontribusi riil, bukan mengisi kekosongan jabatan saja.

"Saya ingin kembali dan menjadi sosok yang berguna, membantu Madrid," tegasnya. "Saya tidak ingin bekerja di Real Madrid, saya ingin bekerja untuk Real Madrid," imbuhnya menegaskan visi strategis masa depan.

Momen perpisahan dengan klub beberapa waktu lalu diakui sebagai salah satu keputusan terberat dalam hidupnya. Namun, ia menganggap akhir cerita tersebut berjalan manis karena ia telah memberikan segenap kemampuan terbaik di lapangan hijau.

"Tidak mudah untuk mengucapkan selamat tinggal, tetapi itu adalah bagian dari kehidupan," kata Modric.

Ia merasa puas karena telah menuntaskan tugas sejarahnya bersama Real Madrid dengan integritas tinggi.

Kepergiannya didasari rasa bangga atas dedikasi tanpa batas untuk lambang di dada. "Ketika Anda tahu telah memberikan segalanya bagi klub ini, Anda pergi dengan kepala tegak.

BACA JUGA:Efek Domino Balogun Gagal ke Everton, Chelsea dan Arsenal Ikut Ketiban Sial

BACA JUGA:Amankan Talenta Real Madrid, Fulham Segel Manuel Angel

"Saya pergi dengan kepala tegak," tambahnya. Modric juga membeberkan tingginya tekanan mental yang harus dihadapi setiap pemain saat mengenakan seragam putih kebanggaan Real Madrid.

Ambisi klub yang tak pernah puas menuntut setiap elemen untuk selalu fokus memenangkan laga berikutnya.

"Di Real Madrid, Anda menjuarai Liga Champions, musim baru dimulai, pramusim tiba, lalu Anda kalah dalam satu laga, dan krisis langsung terjadi," ungkapnya mengenai atmosfer kompetisi.

Tekanan konstan itulah yang dinilai membentuk mentalitas juara dan membedakan Real Madrid dari klub-klub lain di dunia.

Standar tinggi yang diterapkan manajemen tidak menyisakan ruang untuk berpuas diri.

"Anda memenangkan satu Liga Champions, dan Anda langsung memburu trofi berikutnya. Mereka tidak pernah puas, Anda harus selalu melihat ke depan," pungkas Modric menutup wawancara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber