Disway Mandarin Debate and Speech Competition 2026: Peserta Lebih Bersemangat, Muncul Juara Baru

Disway Mandarin Debate and Speech Competition 2026: Peserta Lebih Bersemangat, Muncul Juara Baru

Para pemenang Disway Mandarin Debate and Speech Competition 2026 berfoto bersama di panggung.-Boy Slamet-Harian Disway

Karena sikap itulah yang bisa menjadi fondasi. Sehingga kemampuan bahasa Mandarin mereka semakin meningkat.

Nah, juaranya ada beberapa yang baru. Salah satunya juara debat kategori SMA atau sederajat. Mereka adalah MA Syekh Abdurrahman Pamekasan yang sukses mengalahkan Al Majidiyah. Padahal, salah seorang anggota Al Majidiyah adalah juara bertahan. 

"Ini saya persembahkan untuk keluarga, teman, dan semua yang mendukung saya. Saya sempat diremehkan orang tua. Tapi sekarang saya membalas itu dengan prestasi ini. Bisa pergi ke Tiongkok," kata Taufikurrahim, speaker ketiga MA Syekh Abdurrahman Pamekasan.

BACA JUGA:Tiga Mahasiswi Universitas Brawijaya (UB) Berburu Juara dalam Disway Mandarin Debate & Speech Competition 2026

BACA JUGA:Berawal dari FYP, Siswi MTsN 3 Bogor Tantang Senior dalam Disway Mandarin Debate & Speech Competition 2026

Cerita lain datang dari juara lomba pidato kategori mahasiswa dan umum. Dia adalah Aulia Nadia, mahasiswi Program Studi Manajemen Bisnis Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS). 

Aulia belajar bahasa Mandarin sejak SMP. Alasannya: tertantang. Dia melihat konten Instagram reels yang berisi penjelasan bahwa Bahasa Mandarin adalah bahasa tersusah di dunia. "Karena saya suka tantangan, jadi saya coba belajar, deh," kata Aulia. 


Pemenang lomba pidato berfoto bersama Direktur Keuangan Harian Disway Annie Wong (kanan) dan Elisa Li, salah seorang juri, di Pakuwon City Mall, 6 September 2026.-Boy Slamet-Harian Disway

Awalnya, Aulia belajar Bahasa Mandarin dari kursus online. Tapi itu hanya bertahan beberapa bulan. Dia merasa kurang cocok dengan metode belajar itu. Akhirnya ia memutuskan untuk belajar sendiri.

Ya, otodidak. Kali ini metodenya lebih unik lagi, yakni belajar langsung dengan teman-teman Tionghoa lewat video game. Dari sanalah kemampuannya berbahasa Mandarin berkembang pesat.

BACA JUGA:Jadi Semifinalis Disway Mandarin Debate & Speech Competition 2026, Begini Santri Al Muhibbin Bangun Chemistry

BACA JUGA:Tak Hanya Kuliner, Booth Pendidikan Ramaikan Disway Mandarin Debate & Speech Competition 2026

Nah, gelaran kedua Disway Mandarin Competition 2026 ini jadi yang pertama kali buat Aulia untuk berkompetisi.

Tapi, siapa sangka dia malah bisa menggondol titel juara. Itu terlihat saat dia dipanggil jadi pemenang. Raut wajahnya kaget campur senang. "Jadi enggak menyangka banget bisa menang. Kalau tahun depan ada lagi, mau banget ikut," tukas Aulia 

Memang, seluruh peserta layak mendapat apresiasi. Meskipun, yang terbaiklah yang akhirnya meraih gelar jawara. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: harian disway