Siaran Kebencanaan di Era Media Baru

Siaran Kebencanaan di Era Media Baru

ILUSTRASI Siaran Kebencanaan di Era Media Baru.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Masyarakat perlu dibekali kemampuan untuk memilah informasi, membedakan mana fakta dan mana rekayasa, serta memahami bahwa informasi yang salah bisa berujung pada risiko keselamatan nyata.

Di sisi lain, lembaga penyiaran harus makin teguh memegang prinsip hukum dan etika jurnalistik. Lembaga penanggulangan bencana harus makin terbuka dan cepat dalam menyampaikan data, sedangkan pemerintah harus terus memperkuat regulasi sekaligus sarana pendidikan publik.

Kita harus menyadari bahwa Indonesia merupakan negara yang rawan bencana. Satu informasi yang salah atau satu berita yang terlambat bisa berakibat pada hilangnya nyawa manusia. Sebaliknya, informasi yang tepat waktu, akurat, dan mudah dipahami disampaikan melalui saluran yang tepat dapat menyelamatkan banyak nyawa.

Era media baru menawarkan kemudahan luar biasa, tetapi juga membawa tantangan besar. Di sinilah peran siaran kebencanaan yang bertanggung jawab harus terus diperkuat selayaknya cahaya penuntun di tengah ketidakpastian, menjadi jembatan kebenaran di tengah lautan informasi, dan menjadi benteng paling depan dalam menjaga keselamatan, ketertiban, serta persatuan masyarakat Indonesia. (*)

*) Made Bryan Mahararta adalah pegiat literasi kebangsaan dan co-founder Sociocorner.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: