Cheng Yu Pilihan CEO PT Konut Indo Phinisi Williang Gosal: Tou Tao Bao Li

Cheng Yu Pilihan CEO PT Konut Indo Phinisi Williang Gosal: Tou Tao Bao Li

WILLIANG GOSAL, CEO PT Konut Indo Phinisi, berpegang teguh pada prinsip tou tao bao li. Kebaikan yang kita berikan kepada orang lain akan menemukan jalan untuk kembali kepada kita.--Dokumentasi Pribadi

HARIAN DISWAY - Dalam kehidupan sehari-hari, rezeki tidak selalu datang melalui pintu yang kita duga. Ada kalanya Tuhan menitipkan rezeki seseorang melalui tangan kita: lewat pekerjaan yang kita berikan, kepercayaan yang kita jaga, atau kesempatan yang kita bukakan bagi orang lain.

Karena itu, rasanya ada baiknya kita berhati-hati ketika berhadapan dengan hak orang lain. Jangan sampai karena ingin mengambil lebih banyak, kita justru mengambil bagian yang seharusnya menjadi milik mereka.

Menjaga orang-orang yang bekerja bersama kita, menghargai jerih payah mereka, dan memberi ruang bagi mereka untuk tumbuh, sesungguhnya juga merupakan cara menjaga jalan rezeki kita sendiri.

"Prinsipnya sederhana. Bagaimana kita menjaga orang, seperti itulah orang akan menjaga kita," kata Williang Gosal, CEO PT Konut Indo Phinisi.

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Penulis-CEO PT Cipta Segara Internasional Sukarijanto: Shang Shan Ruo Shui

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Dokter Spesialis Anak-Penulis Meta Herdiana Hanindita: Mou Shi Zai Ren, Cheng Shi Zai Tian

Ada pepatah Mandarin yang berbunyi, "投桃报李" (tóu táo bào lǐ). Secara harfiah berarti "memberi buah persik, dibalas dengan buah plum". Maknanya kurang lebih: kebaikan yang kita berikan kepada orang lain akan menemukan jalan untuk kembali kepada kita.

Williang kemudian mengibaratkan hubungan itu seperti mata jarum dan benang. Sebuah usaha mungkin saja bermula dari sesuatu yang sangat kecil. Mata jarum menjadi pintu masuknya, sementara benang yang terus memanjang adalah kepercayaan.

Sekali benang putus, tidak mudah menyambungkannya kembali. Sebaliknya, ketika kepercayaan terus dirawat, benang itu akan semakin panjang. Dan, semakin panjang benangnya, semakin banyak pula yang bisa kita rajut bersama.

Barangkali memang begitu cara rezeki bekerja. Ia tidak selalu hadir dalam bentuk sesuatu yang langsung kita terima. Kadang ia datang melalui orang lain yang mempercayai kita. Kepercayaan itulah yang kemudian membuka pintu-pintu baru, selama kita mampu menjaganya.

BACA JUGA:Cheng Yu Wakil Komisi Tetap Kadin Indonesia-Presiden JCI Batavia Athika Batangtaris: Zuo Shan Jiang Xiang

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan CEO Renjana Cashew-Kazen Mahjong Timothy Jason: Bu Ru Hu Xue, Yan De Hu Zi

"Jika kepercayaan terus dijaga, semakin panjang benangnya, semakin banyak pula yang bisa kita rajut," pungkas Williang. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: