Mourinho Ngamuk, Real Madrid Nyaris Buang Poin di Markas Elche
Jose Mourinho mengkritik tajam performa skuad nya saat hampir membuang kemenangan atas Elche di la liga-@FabrizioRomano-X
HARIAN DISWAY - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, meluapkan kekesalannya setelah timnya nyaris membuang keunggulan dua gol sebelum akhirnya menang dramatis 3-2 atas Elche dalam laga pekan keenam La Liga di Estadio Manuel Martinez Valero, Rabu dini hari WIB, 16 September 2026.
Los Blancos sempat berada di atas angin. Mereka memimpin 2-0 pada babak pertama melalui gol bunuh diri kiper Elche, Matias Dituro, pada menit ke-25 dan sontekkan Kylian Mbappe pada menit ke-33.
Namun, kelengahan lini belakang di babak kedua membuat Elche berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat aksi Osorio dan Fer Nino. Mourinho terpaksa mengambil risiko ekstrem di menit-menit akhir.
Ia memasukkan penyerang muda, Carlos Espi. Keputusan itu berbuah manis.
BACA JUGA:Elche vs Real Madrid 2-3, Untung Ada Carlos Espi!
BACA JUGA:Rating Pemain Real Madrid yang Kalahkan Elche 3-2, Mbappe Gacor, Carlos Espi Super!
Espi mencetak gol kemenangan pada menit ke-91 yang memastikan tiga poin krusial bagi Madrid.Usai laga, Mourinho tidak bisa menyembunyikan amarahnya. Ia mengkritik keras mentalitas para pemain yang dinilai terlalu santai.
Menurutnya, Madrid memiliki banyak peluang emas untuk menyudahi perlawanan tuan rumah lebih cepat.

Carlos Espi menyelamatkan kemenangan Real Madrid lewat gol nya di menit akhir pertandingan-@FabrizioRomano-X
"Satu-satunya kritik saya adalah kami tidak membunuh pertandingan ketika ada kesempatan," kata Mourinho geram, dikutip dari laman resmi klub.
"Kami punya tiga, empat, hingga lima peluang emas. Ketika gagal, situasi yang awalnya mudah berubah menjadi tidak terkendali," tambahnya.
Mourinho juga mengakui keputusannya memainkan skema menyerang total di akhir laga adalah perjudian besar.
Kehadiran Carlos Espi di lini depan terbukti menjadi pembeda. Namun, pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa menduetkan Espi dengan Mbappe dalam formasi 4-4-2 bukanlah perkara mudah.
BACA JUGA:Gabriel Jesus Pede Bisa Geser Raphinha dari Starting XI Barcelona
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber