AC Milan vs Benfica 0-2: Lukebakio dan Kaminski Jadi Mimpi Buruk Rossoneri
AC Milan vs Benfica 0-2: Lukebakio dan Kaminski jadi mimpi buruk Rossoneri. Foto: Ekspresi kecewa pemain AC Milan setelah ditaklukkan Benfica di kandang sendiri, 17 September 2026. -Marco Bertorello-AFP
HARIAN DISWAY - AC Milan menelan hasil pahit pada laga pembuka Europa League 2026/2027. Rossoneri (julukan AC Milan) takluk 0-2 dari Benfica di Stadio San Siro pada Kamis, 17 September 2026 dini hari WIB.
Benfica membuka keunggulan melalui Dodi Lukebakio pada menit ke-16. Jakub Kaminski kemudian mencetak gol pada menit ke-53 untuk membawa Benfica unggul 2-0.
Kekalahan tersebut menjadi hasil mengecewakan bagi AC Milan yang sempat mengawali musim dengan dua kemenangan beruntun. Rossoneri kemudian hanya mampu bermain imbang melawan Juventus dan Lazio.
Alih-alih bangkit di kancah Eropa, AC Milan justru menelan kekalahan di hadapan pendukung sendiri. Akibanya, Rossoneri kini berada di posisi ke-34 klasemen sementara Liga Europa dengan selisih gol -2.
BACA JUGA:AC Milan vs Benfica: 5 Duel Kunci yang Bisa Menentukan Jalannya Laga
BACA JUGA:AC Milan vs Benfica: Panggung Pembuktian Goncalo Ramos demi Putus Tren Buruk
"Niatku sebenarnya adalah bermain sepak bola," kata Amorim dengan pahit, kepada Sky Sport Italia.
"Untuk melakukan itu, kami perlu menguasai bola. Tapi kami lebih banyak menciptakan masalah sendiri ketika menguasai bola, daripada ketika lawan menguasainya," paparnya.

AC Milan vs Benfica 0-2: Lukebakio dan Kaminski jadi mimpi buruk Rossoneri. Foto: Pelatih AC Milan Ruben Amorim meratapi kekalahan di kandang sendiri, 17 September 2026.-Marco Bertorello-AFP
Kita mencoba menciptakan rutinitas untuk lebih banyak menguasai bola di dalam kotak penalti, kita memiliki beberapa peluang di babak kedua, tetapi kita tidak menciptakan peluang, kita kurang kreativitas di dekat kotak penalti.
Amorim mengatakan, di babak pertama, ketika kebobolan, timnya benar-benar kehilangan kendali atas apa yang seharusnya mereka lakukan. Mereka terburu-buru ingin menyamakan kedudukan, tapi tidak diimbangi dengan kualitas umpan yang baik.
"Jika melihat permainan kami, saat kita menguasai bola, saat itu jugalah kami perlu bersiap menghadapi bahaya. Karena kami kehilangan kesempatan dalam situasi berbahaya yang mengancam gawang," jelas pelatih asal Portugal tersebut.
BACA JUGA:Christian Pulisic Comeback, Ruben Amorim Siapkan Peran Baru di AC Milan
BACA JUGA:Babak Pertama Lawan Lazio Jadi Alarm, AC Milan Siap Berbenah
Jalannya Pertandingan AC Milan vs Benfica
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber