BMKG Sebut 16 Daerah Berpotensi Hujan Hari Ini, Inilah Daftarnya!

BMKG Sebut 16 Daerah Berpotensi Hujan Hari Ini, Inilah Daftarnya!

BMKG berharap prediksi ini menjadi panduan strategis bagi pemangku kepentingan dalam memperkuat kesiapsiagaan wilayah, mengoptimalkan potensi pemanfaatan air, sekaligus memitigasi dampak dinamika iklim mendatang. -dok BMKG-

Faisal menjelaskan kombinasi El Nino dengan Indian Ocean Dipole (IOD) yang tengah menuju fase positif.

"Kombinasi fenomena El Nino dan IOD yang terjadi bersamaan ini memperparah dan memperpanjang periode kekeringan di sebagian besar wilayah Indonesia sehingga musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kedatangan musim hujan kali ini sangat dinantikan banyak sektor strategis.

BACA JUGA:240 Ribu PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu 2027 Tanpa Tes, Anggaran Rp23 Triliun

BACA JUGA:Soal Pelantikan Rektor Uinsa, Komisi VIII Endus Intervensi Kementerian hingga Isu Panggilan Kejaksaan

"Di tengah kondisi kekeringan yang masih berjalan saat ini, karena musim kemarau dan El Nino sangat kuat beserta dampak turunannya," ujar Faisal.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Guswanto, bahkan menyebut dampak kekeringan tahun ini terasa lebih menyengat dibandingkan El Nino besar pada 1997-1998.

"Walaupun indeksnya itu tahun '97 masih lebih tinggi, namun tahun ini itu dampaknya dirasa lebih ekstrem," katanya.

BACA JUGA:Keluh Kesah Dosen dan Pegawai Uinsa, Bekerja dalam Ketakutan hingga Sanksi Administratif yang Membayangi

BACA JUGA:Forum Komunikasi Uinsa Adukan Kelakuan Rektor Prof Muzakki ke DPR RI, Sentil Sikap Otoriter dan Antikritik

Sebagai bagian dari langkah mitigasi, BMKG bersama sejumlah pemangku kepentingan terus menjalankan operasi modifikasi cuaca di berbagai daerah terdampak.

Koordinator Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Seto, menjelaskan tujuan dari operasi tersebut.

"Mengingat kebutuhan curah hujan yang semakin tinggi, BMKG bersama pemangku kepentingan merancang OMC dengan terus memanfaatkan keberadaan potensi awan," terang Seto. (*)

*) Mahasiswa Magang Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unesa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: