Menjelajah Lautan Teduh (11): Warna-Warni Satgas Port Visit
LAMBAIAN TANGAN para pejabat Papua Barat dari dermaga Kodaeral XIV ketika melepas KRI Wahidin Sudirohusodo-991, Senin 21 September 2026.-SATGAS TERPADU PORT VISIT 2026-
Etape kedua dimulai dari Sorong, Senin, 21 September 2026. Kali ini, perjalanan menempuh rute lebih lama. Menuju Vanuatu. Artinya, personel Satgas Terpadu Port Visit 2026 harus berada di lautan selama 11 hari nonstop, melintasi Samudera Pasifik.
KESIBUKAN itu sudah mulai terasa sejak tengah hari. KRI Wahidin Sudirohusodo-991 yang bersandar di dermaga Kodaeral XIV sudah bersih. Sehari sebelumnya, beberapa awak kapal mengecat bagian-bagian yang terlihat kotor. Seperti terkena karat.
Dek terbuka di depan hanggar heli, di bagian buritan, lebih terasa sibuk lagi. Puluhan orang berbaris. Memakai seragam kesatuan masing-masing. Seragam loreng. Pakaian Dinas Lapangan. Sangat berwarna-warni. Baik dari motifnya atau dari baret yang mereka kenakan. Mulai baret marinir, Kopaska, Taifib, korps pelaut, Angkatan Udara, Angkatan Darat, hingga kepolisian.
Di antara mereka ada juga personel sipil dan mahasiswa yang juga berseragam instansi masing-masing.
BACA JUGA:Menjelajah Lautan Teduh (10): Mencari Bekal Sebelum Melintasi Pasifik
BACA JUGA:HIMAKOTA Untag Surabaya Sukses Gelar Niskala Communication Journey 2026 Sambut Mahasiswa Baru
Mereka ditata oleh beberapa perwira Dinas Penerangan TNI-AL. Membentuk formasi kalimat: Port Visit 2026. Dari dek 6, di belakang anjungan, seorang staf dinas penerangan itu memandu dengan HT.
Ya, momen hari itu memang cukup penting. Sorong adalah kota terakhir di Indonesia yang menjadi tempat berlabuh kapal bantu rumah sakit tersebut. Sebab, selepas dari Sorong, kami akan langsung menuju Vanuatu, negara kecil di sebelah timur Australia.
Berdasar rencana perjalanan Satgas Terpadu Port Visit 2026, jarak Sorong-Vanuatu adalah 2.523 mil laut. Itu sekitar 4.672 kilometer. Waktu tempuhnya, berdasar rencana, adalah 10 hari 12 jam.
’’Ini adalah jarak terjauh pelayaran kita. Jadi, mari kita siapkan fisik dan mental. Jaga kesehatan,’’ kata Komandan KRI Wahidin Sudirohusodo-991 Kolonel Laut (P) Benedictus Hery Murwanto dalam pengarahan pagi satgas di hanggar heli.

PARA PEJABAT militer dan sipil di Provinsi Papua Barat Daya berfoto bersama anggota Satgas terpadu Port Visit 2026.-SATGAS TERPADU PORT VISIT 2026-
Selain itu, etape tersebut juga merupakan perjalanan ketika kapal bantu rumah sakit tersebut meninggalkan perairan Indonesia. Artinya, kami benar-benar mengawali perjalanan sebagai duta bangsa ke negara lain.
Sejumlah pejabat utama di Sorong pun melepas keberangkatan kapal rumah sakit tersebut.
Pangkoarmada III Laksda TNI Dato Rusman mengatakan bahwa Port Visit 2026 adalah momen strategis untuk menunjukkan bahwa Indonesia punya spirit untuk memperkuat persahabatan dengan negara-negara di Pasifik Selatan. Terutama melalui serangkain misi kemanusiaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: