Prabowo Lantik Bahlil Lahadalia Jadi Menko Hilirisasi dan Energi
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Energi.--Setpres
JAKARTA, HARIAN DISWAY - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Energi.
Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan yang kemudian diikuti oleh para pejabat yang dilantik.
Sumpah jabatan tersebut memuat komitmen untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab.
BACA JUGA:Hampir 6 Tahun Jadi Kapolri, Kenapa Listyo Sigit Diganti? Begini Kata Pengamat
“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian bunyi sumpah jabatan yang dibacakan Prabowo dan diikuti para pejabat yang dilantik.
Profil Bahlil Lahadalia
Bahlil Lahadalia lahir pada 7 Agustus 1976 di Kepulauan Banda, Maluku Tengah. Ia tumbuh dari keluarga sederhana dengan ayah yang berasal dari Fakfak, Papua Barat.
Pendidikan Bahlil dimulai di daerah asalnya. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 1 Seram Timur, Maluku.
BACA JUGA:Nusron Wahid Disebut Mundur dari Kepengurusan Golkar, Minta Tanyakan ke Bahlil
Sejak duduk di bangku sekolah dasar, Bahlil menjalani pendidikan dengan keterbatasan fasilitas di daerah tersebut.
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, Bahlil melanjutkan sekolah di SMP Negeri 1 Seram Timur, Maluku.
Pada masa tersebut, Bahlil mulai menunjukkan kemandiriannya dengan bekerja paruh waktu untuk membantu perekonomian keluarga.
BACA JUGA:PLTS GWp Bali Diresmikan, Bahlil: Bisa Hemat Subsidi Energi Hingga Rp73,9 Triliun
Ia pernah bekerja sebagai kondektur angkutan kota (angkot) dan berjualan ikan ketika masih berstatus sebagai pelajar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: disway