Marchisio Percaya Spalletti, tetapi Paham Juventus Rindukan Antonio Conte
Claudio Marchisio, mantan pemain Juventus, saat pertandingan Serie A antara Juventus dan AS Roma pada 22 Desember 2018 di Turin, Italia.-Tullio M. Puglia/Getty Images-Football Italia
HARIAN DISWAY - Claudio Marchisio masih menaruh kepercayaan kepada Luciano Spalletti sebagai pelatih Juventus.
Namun, mantan gelandang Bianconeri itu memahami suporter yang menginginkan kembalinya Antonio Conte ke Allianz Stadium.
Marchisio menyampaikan pandangannya mengenai kondisi Juventus dan tim nasional Italia. Dilansir La Gazzetta dello Sport, ia juga berbicara mengenai konsistensi klub, cedera pemain, transfer, hingga masa depan timnas Italia.
Terkait Juventus, Marchisio menanggapi kabar suntikan modal sebesar €250 juta atau sekitar Rp5,1 triliun pada musim ini.
BACA JUGA:Juventus Ajukan Modal 250 Juta Euro, Total Suntikan Capai Rp30 Triliun
BACA JUGA:Juventus-Inter Pantau Gelandang Muda Cagliari Alessandro Romano
"Itu adalah konfirmasi ikatan unik antara keluarga Agnelli-Elkann dan Juventus. Tentu menjadi sinyal penting dan menjadi langkah lain dalam sejarah yang telah berlangsung lebih dari 100 tahun. Hanya Juventus yang memiliki kepemilikan seperti itu," ujar Marchisio.

Luciano Spalletti, Manajer Juventus, memperhatikan jalannya pertandingan Serie A antara Juventus dan Atalanta BC di Stadion Allianz pada 20 September 2026 di Turin, Italia.-Valerio Pennicino/Getty Images-Football Italia
Ia berharap Juventus mampu membangun kesinambungan setelah jeda internasional. Menurutnya, ada satu persoalan dalam beberapa tahun terakhir. Yakni perubahan yang terlalu sering di dalam klub maupun posisi pelatih.
"Kontinuitas di dalam dan di luar lapangan. Itu yang hilang dalam beberapa tahun terakhir. Sekarang kami harus percaya kepada Carnevali, Massara, dan Ottolini," katanya.
Mengenai posisi pelatih, Marchisio tetap mendukung Spalletti. Namun, ia mengakui nama Conte akan selalu dikaitkan dengan Juventus.
BACA JUGA:Juventus Tak Cemaskan Cedera Fransisco Conceicao
BACA JUGA:Juventus Resmi Pulangkan Neto untuk Gantikan Grabara
"Rasa nostalgia terhadap Antonio, yang juga sangat saya sayangi, akan selalu ada. Itu terjadi pada masa Allegri. Juga tahun-tahun setelahnya. Conte adalah Conte. Namun, kami membutuhkan kontinuitas. Karena itu saya masih percaya kepada Spalletti," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: football italia