Jatim Fest 2026 Memperluas Pasar UMKM

Jatim Fest 2026 Memperluas Pasar UMKM

PT SIER memanfaatkan Jatim Fest 2026 untuk mempromosikan produk UMKM lokal -PT SIER-

Selain Nikita Etnik, Athaya Arts membawa pendekatan berbeda melalui produk fashion dan kriya berbasis inklusivitas serta keberlanjutan. UMKM asal Malang itu memanfaatkan material sisa, termasuk kain perca, untuk diolah menjadi outer, sepatu, kalung, dan berbagai produk lainnya.

Athaya Arts berdiri sejak 2021. Usaha tersebut bermula dari karya seni lukis yang kemudian berkembang menjadi produk fashion dan kriya. Kreativitas keluarga turut menjadi bagian dari perjalanan usaha, termasuk karya lukis anak pemilik yang merupakan penyandang disabilitas.


UMKM Binaan PT SIER tampil pada Jatim Fest 2026-PT SIER-

BACA JUGA:Direksi SIER Turun ke Tenant, Keamanan Kawasan Jadi Sorotan

Material sisa yang sebelumnya tidak terpakai diolah kembali menjadi produk bernilai ekonomi. Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya Athaya Arts menggabungkan kreativitas, pemberdayaan, inklusivitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Pemilik Athaya Arts mengatakan keikutsertaan dalam Jatim Fest 2026 membuka peluang untuk mengenalkan produk di luar Malang.

“Dengan pameran ini kesempatan kita mengenalkan produk-produk kami bisa lebih luas, tidak hanya di kota asal, tapi juga ke kota lain,” ujarnya.

Keikutsertaan UMKM dalam Jatim Fest 2026 menjadi bagian dari upaya SIER dan Holding BUMN Danareksa memperluas ruang promosi sekaligus akses pasar. Bagi pelaku usaha, pameran tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga kesempatan membangun jejaring, menemukan pelanggan baru, dan membuka peluang kolaborasi.

“Semoga SIER semakin maju dan selalu mengikutsertakan UMKM untuk ikut membranding produknya,” kata Feni. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: