Lukisan Romawi Berusia 1.800 Tahun di Mesir Dipugar, Potret Dua Bersaudara Terungkap

Lukisan Romawi Berusia 1.800 Tahun di Mesir Dipugar, Potret Dua Bersaudara Terungkap

Tondo of the Two Brothers, sebuah potret Mesir kuno dari periode Romawi.-Xinhua/Shutterstock -People


Para pengunjung menyaksikan lukisan Tondo of the Two Brothers.-Xinhua/Shutterstock-People

Permukaan lukisannya juga berada dalam kondisi rapuh. Sehingga membutuhkan penanganan khusus. Para konservator harus bekerja dengan sangat hati-hati. Mereka berusaha menjaga keutuhan panel kayu. Sekaligus lapisan cat yang masih bertahan.

Lukisan tersebut awalnya dibuat menggunakan teknik yang mencampurkan pigmen warna dengan lilin yang dilelehkan.

BACA JUGA:Pameran Lukisan Monochrome Garis Gathuk Hadirkan 62 Karya Perupa dari Tujuh Kota

BACA JUGA:Misteri Pria dalam Lukisan Tambang Tom McGuinness, Galeri Inggris Minta Bantuan Publik

Melalui proses restorasi, para spesialis berhasil memulihkan detail wajah saudara yang digambarkan di sisi kanan lukisan.

Menteri Pariwisata dan Purbakala Mesir Sherif Fathy mengapresiasi proyek itu. Menurutnya, kolaborasi internasional berperan penting dalam menjaga warisan budaya. "Sehingga tetap dapat dipelajari dan dinikmati oleh generasi mendatang," ujar Fathy, dikutip Associated Press.

Ia menambahkan bahwa Mesir dan Italia memiliki hubungan sejarah dan budaya yang erat. Proyek tersebut menjadi kesempatan bagi kedua negara.

Masing-masing menggabungkan keahlian dalam melestarikan karya seni yang memiliki nilai sejarah luar biasa.

BACA JUGA:Pesta Rupa Arisan: Bangun Perspektif Anak Muda tentang Seni melalui Lukisan

BACA JUGA:Perupa GEPRAK Gelar Pameran Lukisan, Tafsirkan Makna Taqwa dalam Berbagai Karya

Pemugaran lukisan ini juga menjadi bagian dari langkah lebih besar dalam memperkenalkan koleksi potret mumi Fayoum kepada masyarakat internasional.

Untuk pertama kalinya, sebagian besar koleksi tersebut akan dibawa keluar dari Mesir untuk dipamerkan sementara di Roma, Italia.

Pameran itu dijadwalkan berlangsung mulai November 2026 hingga Mei 2027. Menurut Tomaso Radaelli, ketua MondoMostre selaku penyelenggara pameran, akan ada lebih dari 110 objek yang ditampilkan.

Koleksi tersebut mencakup potret lukisan, kain kafan pemakaman, topeng, potret marmer, cetakan gips, hingga perhiasan kuno.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: people